GUGAH — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Jawa Barat menggelar Masa Penerimaan Anggota (Maperta) tingkat Jawa Barat pada Sabtu (24/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang memberikan pembekalan kepada calon anggota dan kader muda GAMKI.
Dalam pemaparannya, Herman mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi lintas elemen masyarakat. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam mendukung visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui program Jabar Istimewa.
“Anak muda GAMKI di Jawa Barat bersama pemuda lainnya harus saling bahu-membahu mengatasi berbagai persoalan, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga kemiskinan. Salah satu cara mengasah kepemimpinan adalah turun langsung ke lapangan, merasakan persoalan masyarakat, lalu menghadirkan solusi. Nanti kita akan berkolaborasi lebih jauh,” ujar Herman.
Ketua DPD GAMKI Jawa Barat, Andreas, mengajak kader muda Kristen memiliki kepercayaan diri dan berani mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemuda Kristen Jawa Barat tidak boleh memiliki mental inferior. Kita harus percaya bahwa setiap anak muda memiliki kapasitas untuk berpikir, memimpin, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” kata Andreas.
Ia juga menegaskan komitmen GAMKI Jawa Barat untuk menjaga nilai-nilai toleransi dan memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Saya mengajak seluruh anggota GAMKI di Jawa Barat menjaga nilai luhur Sunda, yaitu silih asih, silih asah, dan silih asuh, agar tercipta kehidupan masyarakat Jawa Barat yang harmonis,” ujarnya.
Maperta merupakan agenda kaderisasi DPD GAMKI Jawa Barat untuk merekrut dan membina anggota baru. Melalui kegiatan tersebut, organisasi berharap dapat mencetak kader muda yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
DPD GAMKI Jawa Barat juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam berbagai program pembangunan, khususnya yang melibatkan peran generasi muda.***





Tinggalkan Balasan