PK PMII Unsur Gelar PKD, Peserta Simulasikan Penyampaian Aspirasi di Ruang Publik

|

GUGAH – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Universitas Suryakancana (Unsur) menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) sebagai bagian dari proses kaderisasi organisasi. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Kader Militan Berintegritas yang Inovatif dan Responsif terhadap Tantangan Sosial.”

PKD diikuti oleh kader PMII, termasuk sejumlah pengurus komisariat. Di antaranya Sekretaris Komisariat Ihsanul Akmal, Ketua KOPRI Komisariat Hani Ainunnisa, dan Ketua Rayon Zam Zam Nurjaman yang mengikuti pelatihan bersama peserta lainnya.

Ketua Komisariat PK PMII Unsur, Marsel, mengatakan PKD merupakan tahapan kaderisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kader dalam aspek ideologi, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.

Baca Juga:  Audiensi Buntu, Pemuda Merah Putih Siapkan Jalur Hukum Kasus Salsabila

“Kaderisasi di PMII tidak boleh berhenti pada formalitas struktural semata. Melalui PKD ini, kami ingin memastikan setiap kader lahir sebagai insan pergerakan yang kritis dan memiliki keberpihakan terhadap persoalan umat dan bangsa,” kata Marsel.

Menurutnya, keterlibatan pengurus komisariat dalam PKD menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlaku bagi seluruh kader, termasuk mereka yang telah menduduki posisi struktural.

Baca Juga:  Maling Gondol Brankas Isi Sertifikat dan Perhiasan Emas, CCTV Rumah di Kelapa Dua Tangerang Dirusak

Selain penyampaian materi mengenai ideologi organisasi, keorganisasian, dan analisis sosial, peserta juga mengikuti simulasi penyampaian aspirasi di ruang publik. Simulasi dilakukan di kawasan lampu merah Jebrod dan depan Gedung PCNU Cianjur.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membawa sejumlah poster bertuliskan “Indonesia Dibawa ke Mana?”, “Evaluasi 2 Tahun Kinerja”, dan “All Eyes on Karhutla”. Simulasi itu dimaksudkan sebagai bagian dari latihan menyampaikan pendapat di muka umum secara tertib dan bertanggung jawab.

Baca Juga:  Kadisdik Purwakarta: Soal BOSP Diselesaikan dengan Verifikasi, Sebagian Dana Telah Dikembalikan ke Kasda

Marsel menyebut kegiatan lapangan tersebut menjadi bagian dari pendidikan politik bagi kader agar mampu menyampaikan gagasan secara damai dan berbasis argumentasi.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Lewat ruang-ruang latihan seperti ini, kami melatih mental kader agar terbiasa hadir membawa solusi, bukan sekadar mengeluhkan keadaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kaderisasi Pengurus Cabang (PC) PMII Cianjur, Salman Alfarisi, turut mendampingi jalannya pelatihan. Keterlibatannya bertujuan memastikan pelaksanaan PKD berjalan sesuai arah kaderisasi yang ditetapkan organisasi.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran