Milad ke-33 MAN 1 Kota Tasikmalaya Jadi Momentum Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Inklusif

|

GUGAH — Peringatan Milad ke-33 MAN 1 Kota Tasikmalaya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan yang bermutu, ramah anak, dan inklusif. Rangkaian kegiatan milad berlangsung pada 16–21 Oktober 2026 dengan melibatkan seluruh warga madrasah.

Salah seorang alumni MAN 1 Kota Tasikmalaya, Asep Rizal Asy’ari, menilai usia ke-33 menjadi waktu yang tepat bagi madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menghargai keberagaman. Saat ini Asep menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Provinsi Jawa Barat.

“Madrasah harus menjadi ruang pendidikan yang ramah anak, inklusif, serta memberikan kesempatan yang setara bagi setiap peserta didik untuk tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi,” ujarnya, Senin (19/10/2026).

Baca Juga:  Rencana Penutupan Prodi Pendidikan, PW PGM Jabar: Solusinya Benahi, Bukan Menutup

Menurut Asep, keberhasilan madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun banyaknya lulusan yang diterima di perguruan tinggi. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan lembaga pendidikan membangun karakter peserta didik, menanamkan sikap toleran, menghargai perbedaan, serta menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan dan kekerasan.

“Pendidikan yang bermutu bukan hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga memastikan setiap anak merasa aman, dihargai, dan memperoleh kesempatan yang sama,” katanya.

Baca Juga:  81 Tahun Indonesia Merdeka, Jangan Biarkan Anak Madrasah Belajar di Ruang Kelas Rusak

Selama lebih dari tiga dekade, MAN 1 Kota Tasikmalaya berkembang sebagai salah satu madrasah aliyah di bawah Kementerian Agama yang terus meningkatkan mutu pembelajaran dan prestasi peserta didik. Kiprah para alumninya di berbagai bidang juga menjadi bagian dari kontribusi madrasah terhadap pembangunan daerah.

Sejumlah alumni yang kini berkiprah di ruang publik di antaranya Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Haris Sanjaya, serta Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tasikmalaya H. Tantan Sadier.

Asep berharap semakin banyak lulusan MAN 1 Kota Tasikmalaya yang berkontribusi sebagai pemimpin, pendidik, profesional, pengusaha, maupun aktivis sosial.

Baca Juga:  Hadir di Belajaraya 2026, Menteri Jumhur Hidayat Targetkan Persoalan Sampah Nasional Tuntas dalam Dua Tahun

Ia juga mengingatkan agar peringatan milad tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Menurutnya, momentum tersebut perlu menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat pendidikan karakter, serta menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

“Milad bukan sekadar merayakan usia, tetapi menjadi momentum memperbarui semangat pengabdian agar madrasah terus melahirkan generasi yang unggul sekaligus bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Peringatan Milad ke-33 MAN 1 Kota Tasikmalaya diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya karnaval siswa, hiburan, dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan madrasah selama 33 tahun.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran