JAKARTA – Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, melakukan langkah konkret dengan meninjau langsung penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Pekan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (28/4/2026).
Dalam kunjungan yang didampingi oleh Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, Taufiq menekankan pentingnya akselerasi distribusi beras dan minyak goreng agar masyarakat dapat segera menerima manfaat secara tepat waktu.
Pihaknya menegaskan bahwa sebagai penyedia pangan nasional, Bulog harus memastikan tidak ada hambatan teknis maupun keterlambatan yang terjadi di lapangan, mengingat tingginya ekspektasi masyarakat dan komitmen kuat dari jajaran pemerintah daerah setempat.
“Jangan sampai terjadi keterlambatan atau hambatan, karena masyarakat dan pemerintah daerah sudah berkomitmen siap melayani,” ujar Marga Taufiq dalam pernyataan resminya.
Kehadirannya di tengah masyarakat Pekan Labuhan bertujuan untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai proses distribusi sekaligus memastikan bahwa bantuan tersebut tersalurkan kepada pihak yang benar-benar berhak.
Melalui dialog langsung dengan warga dan petugas lapangan, Taufiq juga melakukan evaluasi instan terhadap alur logistik guna mengantisipasi kendala operasional yang mungkin muncul.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para petugas di garda terdepan yang bahkan tetap memberikan pelayanan hingga malam hari demi mencapai target yang ditentukan.
Secara nasional, program bantuan pangan strategis ini menargetkan total 35 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Hingga akhir April 2026, realisasi penyaluran telah menyentuh angka sekitar 6,5 juta penerima secara keseluruhan.
Khusus untuk wilayah Sumatera Utara, jangkauan distribusi telah menyentuh sekitar 1,2 juta penerima manfaat, di mana untuk Kelurahan Pekan Labuhan sendiri terdapat 500 warga yang masing-masing menerima alokasi berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Data ini menunjukkan progres yang terus bergerak seiring dengan target pemerintah yang menetapkan penyelesaian seluruh rangkaian distribusi pada 31 Mei 2026 mendatang.
Komitmen percepatan ini menjadi fokus utama Bulog dalam sisa waktu satu bulan ke depan guna menjaga ketahanan pangan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Jadi kami memantau secara langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat,” tuturnya menjelaskan transparansi proses di lapangan.
Taufiq juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan program ini, terutama dalam hal pengawasan distribusi di daerah-daerah yang sulit dijangkau.
“Kita jaga semangat melayani masyarakat dengan bersinergi bersama pemerintah daerah dan perangkat terkait,” pungkasnya menutup peninjauan di Kota Medan tersebut.***



Tinggalkan Balasan