BANDUNG – Pelantikan kader baru Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FEBI UIN Bandung berlangsung khidmat dan penuh semangat intelektual. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen kader untuk melanjutkan tradisi keilmuan, keislaman, dan pengabdian sosial.
Acara pelantikan dilaksanakan di Pusat Kegiatan HMI (Pusgit) HMI Cabang Kabupaten Bandung dan dihadiri oleh pengurus komisariat, alumni, serta para tamu undangan. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat kaderisasi yang terus dijaga dalam tubuh HMI.
Ketua Umum HMI Komisariat FEBI, M. Dhaffin Fawwaz Fadiilah, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab intelektual dan moral sebagai kader HMI. Ia menekankan pentingnya kader untuk terus mengembangkan daya pikir kritis, kepekaan sosial, serta integritas dalam setiap ruang gerak organisasi.
“Menjadi kader HMI berarti siap membawa nilai perjuangan ke mana pun kita berada. Kita tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Sementara itu, perwakilan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof. Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy., memberikan pesan agar kader HMI mampu menjaga keseimbangan antara intelektualitas, spiritualitas, dan pengabdian sosial. Ia menekankan bahwa tantangan zaman menuntut kader HMI untuk adaptif tanpa kehilangan jati diri perjuangan.
“Kader HMI harus mampu menjadi motor perubahan. Jangan hanya berhenti pada gagasan, tetapi wujudkan dalam tindakan nyata untuk umat dan bangsa,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran HMI Komisariat FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mencetak kader yang unggul, visioner, dan berdaya saing, sejalan dengan tantangan zaman yang terus berkembang.***



Tinggalkan Balasan