Bekasi — Insiden alat berat tersangkut kabel listrik terjadi di jalur Pangkalan 5 arah pembuangan sampah TPST Bantargebang, pada Selasa malam (5/5/2026). Peristiwa ini menyebabkan satu tiang listrik roboh serta mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Kejadian bermula saat satu unit self loader yang mengangkut wheel loader melintas di jalur tersebut. Muatan alat berat yang dibawa tersangkut kabel listrik hingga menarik dan merobohkan tiang listrik yang kemudian menimpa bagian atas kendaraan.
Dampak yang ditimbulkan cukup signifikan. Arus lalu lintas di jalur keluar dan masuk menuju TPST Bantargebang sempat mengalami kemacetan akibat tiang listrik yang melintang di badan jalan.
Selain itu, kejadian ini juga menyebabkan pemadaman listrik di wilayah Ciketingudik dan sekitarnya sejak malam hari.
Salah satu warga Ciketingudik yang berada di lokasi, Ahmad Royadi, menyampaikan bahwa listrik padam terjadi sejak waktu Isya.
“Listrik mati sekitar Isya. Karena tidak kunjung menyala, saya mendapat informasi dari grup warga bahwa ada tiang listrik roboh dan menimpa truk bermuatan alat berat. Sekitar pukul 21.00 saya ke lokasi, petugas sedang proses evakuasi, dan sekitar pukul 22.00 tiang yang roboh sudah berhasil ditangani. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Proses penanganan dilakukan oleh petugas PLN yang dibantu oleh pegawai TPST Bantargebang. Evakuasi dilakukan untuk menyingkirkan tiang listrik yang roboh sekaligus memperbaiki jaringan listrik yang terdampak.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di lokasi berangsur normal, sementara pemulihan aliran listrik dilakukan secara bertahap oleh petugas.***



Tinggalkan Balasan