Keren, Expo Hari Santri Nasional di Indramayu Bakal Dimeriahkan 200 Tenant dan 15 Ribu Santri se-Jabar

|

GUGAH – Perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Indramayu diproyeksikan menjadi salah satu ajang ekonomi pesantren terbesar di Jawa Barat. Sebanyak 200 tenant dari pesantren dan pelaku UMKM ditargetkan ambil bagian, dengan estimasi kunjungan mencapai 15 ribu santri dan masyarakat selama tiga hari penyelenggaraan.

Expo HSN 2026 akan berlangsung pada 20–22 Oktober 2026 di GOR Darul Ma’arif Kaplongan, Indramayu. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pameran produk pesantren, tetapi juga mempertemukan dunia pendidikan, pemerintah, pelaku usaha, hingga investor dalam satu ruang kolaborasi.

Berbeda dengan bazar pada umumnya, Expo HSN 2026 mengusung konsep penguatan ekosistem ekonomi pesantren melalui pameran produk unggulan, forum bisnis, edukasi kewirausahaan, digitalisasi usaha, hingga pertunjukan seni budaya santri.

Baca Juga:  Santri di Gresik Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Depresi Usai Ditegur Pengasuh

Panitia menargetkan sedikitnya 200 tenant yang berasal dari pesantren, UMKM, serta mitra strategis dari berbagai daerah di Jawa Barat. Sementara jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 15.000 orang selama penyelenggaraan.

Dorong Ekonomi Pesantren Naik Kelas

Selain menjadi ajang promosi produk, expo ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha berbasis pesantren.

Berbagai produk akan dipamerkan, mulai dari kuliner halal, fesyen muslim, kerajinan, produk kreatif, hingga inovasi teknologi digital yang dikembangkan kalangan santri.

Panitia juga menyiapkan Business Matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis, investor, hingga lembaga pendukung pembiayaan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran dan mendorong lahirnya kolaborasi baru di sektor ekonomi syariah.

Baca Juga:  Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Bekasi, Wildan Fathurrahman: Usut Tuntas, Lindungi Korban

Ada Santri Vision hingga Apel Akbar

Selain pameran, Expo HSN 2026 akan diramaikan dengan berbagai agenda seperti festival seni budaya santri, kompetisi inovasi teknologi bertajuk Santri Vision, seminar kewirausahaan, serta edukasi transformasi digital bagi UMKM.

Puncak peringatan Hari Santri Nasional akan digelar pada 22 Oktober 2026 melalui Apel Akbar HSN yang akan diikuti ribuan santri dari berbagai daerah.

Untuk memudahkan pengunjung, area expo dibagi ke dalam enam zona, yakni Pesantren Expo, Edu Fair, Islamic Lifestyle, Beauty & Wellness, Halal Food, Mitra Strategis, serta Help Desk.

Baca Juga:  Enam Pemuda Tertidur di Bibir Pantai Pangandaran, Motor Nyaris Tersapu Ombak

Menariknya, seluruh transaksi selama expo diarahkan menggunakan sistem pembayaran digital berbasis QRIS dan dompet digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat adopsi transaksi non-tunai di lingkungan pesantren dan UMKM.

Dengan skala peserta dan pengunjung yang besar, Expo Hari Santri Nasional 2026 di Indramayu diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kemandirian ekonomi pesantren serta memperluas pasar bagi produk-produk unggulan karya santri di Jawa Barat.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran