SUKABUMI – Anggota Komisi II DPR RI Heri Gunawan memastikan stok beras di wilayah Sukabumi dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Idul Adha 2026. Kepastian itu disampaikan usai ia melakukan kunjungan kerja pengawasan ke Kompleks Pergudangan Pasirhalang, Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur, Senin (4/5/2026).
Dalam kunjungannya ke gudang beras di Jalan Nasional Sukaraja, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Heri Gunawan menegaskan ketersediaan cadangan beras saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota maupun Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan data yang dihimpun, stok di Gudang Pasirhalang mencapai sekitar 3.500 ton.
“Sesuai dengan SOP yang ada di gudang ini, stok memang cukup untuk persiapan sampai ke Idul Adha yang akan datang,” kata Hergun saat diwawancarai awak media, di sela-sela kunjungannya.
Ia menjelaskan, kebutuhan beras di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi berkisar 4.000 ton per bulan. Kondisi stok yang melimpah ini dinilai sebagai indikator positif dari upaya swasembada pangan yang tengah digencarkan pemerintah.
Selain itu, Hergun juga menyoroti kelancaran serapan gabah petani lokal. Berdasarkan informasi dari Bulog, serapan gabah dengan harga acuan Rp6.500 per kilogram telah berjalan optimal.
“Pada intinya memang betul stok tersiap dan tersedia dengan benar. Ini sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa informasi mengenai kelangkaan beras itu tidak benar,” tegasnya.
Kemdati demikian, ia mengingatkan pentingnya pengawasan kualitas dan stabilitas harga di tingkat petani guna menjaga nilai tukar petani (NTP).
“Kami berharap distribusi beras, termasuk beras SPHP, dapat tersalurkan dengan kualitas yang terjaga dan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat luas,” tandasnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni, memastikan stok beras di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi dalam kondisi sangat aman, khususnya menjelang Idul Adha. Ia menyebutkan, total stok di wilayah kerja Cianjur mencapai 20 hingga 22 ribu ton, dengan 9.200 ton di antaranya dialokasikan untuk Sukabumi, termasuk 3.500 ton yang tersimpan di Gudang Pasirhalang.
“Secara keseluruhan di wilayah kerja Cianjur, stok kita berada di angka 20 hingga 22 ribu ton. Khusus untuk gudang yang melayani Kabupaten dan Kota Sukabumi, total tersedia 9.200 ton, di mana 3.500 ton di antaranya tersimpan di Gudang Pasirhalang,” ujar Sri Wahyuni.
Ia menambahkan, penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan terus dilakukan sesuai penugasan pemerintah dan regulasi Badan Pangan Nasional.
“Untuk Idul Adha sangat-sangat aman. Dari target pengadaan sebesar 50.000 ton, kita masih memiliki sisa sekitar 38.000 ton lagi untuk terus memenuhi stok kita,” jelasnya.
Sri juga mengimbau masyarakat tidak khawatir terkait potensi kekurangan pasokan, karena Bulog memiliki mekanisme distribusi antarwilayah di Jawa Barat.
“Jika serapan di Sukabumi atau Cianjur dirasa kurang, kebijakan Kanwil akan menggerakkan stok dari wilayah lumbung pangan lain di Jawa Barat yang luas tanamnya lebih besar. Jadi, ketersediaan akan tetap terjaga,” pungkasnya.***



Tinggalkan Balasan