GP Ansor Indramayu: Kemerdekaan Tak Cukup Dirayakan, Harus Diterjemahkan dalam Gerakan Sosial

|

GUGAH — Memaknai kemerdekaan tidak berhenti pada upacara dan pengibaran bendera. Di Kabupaten Indramayu, Gerakan Pemuda (GP) Ansor memilih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menguatkan refleksi keagamaan sekaligus menegaskan kembali peran organisasi di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan melalui Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor yang digelar pada Jumat (21/8/2026) dan diikuti kader GP Ansor se-Kabupaten Indramayu. Kegiatan dipimpin Gus Sukron.

Bagi Ansor Indramayu, dzikir dan shalawat bukan sekadar rangkaian peringatan. Momentum tersebut dijadikan ruang untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus mengingatkan kader bahwa kemerdekaan memiliki konsekuensi berupa tanggung jawab untuk menjaga kehidupan sosial dan kebangsaan.

Baca Juga:  Ansor Bali Ingatkan Toleransi Demi Jaga Pariwisata

Ketua PC GP Ansor Indramayu, Ulin, menilai perayaan kemerdekaan akan kehilangan makna jika hanya berhenti pada seremoni.

“Perayaan Kemerdekaan bukan hanya ceremony di lapangan dengan upacara dan pengibaran bendera. Ini juga bentuk rasa syukur atas karunia yang Allah berikan kepada warga Indonesia,” ujar Ulin.

Ia mengatakan, refleksi kemerdekaan harus berlanjut pada kerja-kerja sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Sebagai organisasi gerakan, Ansor dituntut tidak hanya hadir dalam kegiatan internal, tetapi juga membaca persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  GP Ansor Kota Tangerang Matangkan Persiapan Festival Maulid Nusantara ke-7, Cek Jadwalnya!

“Kegiatan ini sebagai ajang kita untuk selalu bergerak dan berkhidmah melalui Ansor. Karena organisasi ini adalah organisasi gerakan, sehingga kita wajib selalu bergerak dan peka terhadap isu-isu kemasyarakatan, baik tentang agama maupun sosial,” katanya.

Dalam majelis tersebut, kader melantunkan dzikir dan shalawat serta memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa, para pahlawan, dan keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Baca Juga:  Warga Desa Bantarsari Alami Kekeringan Pasokan Air Bersih, GP Ansor Rancabungur Respon Cepat

Pesan yang dibawa Ansor Indramayu menjadi relevan ketika kemerdekaan tidak hanya dipahami sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai ruang untuk memastikan masyarakat memperoleh kehidupan yang aman, rukun, dan berkeadilan.

Karena itu, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian seremoni selesai. GP Ansor Indramayu menegaskan komitmennya untuk menerjemahkan semangat tersebut melalui penguatan nilai kebangsaan, ukhuwah, serta keterlibatan kader dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran