PURWAKARTA – Momentum pengukuhan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, resmi menjadi tonggak awal transformasi gerakan kepemudaan yang lebih dinamis dan berorientasi pada hasil nyata pada Kamis (30/4/2026).
Mengusung tema besar mengenai perwujudan kader produktif untuk negeri, organisasi ini secara tegas menyatakan berakhirnya era kaderisasi yang pasif dan kini bertransformasi menjadi wadah yang lebih berani serta adaptif.
Kepengurusan baru ini berkomitmen untuk terjun langsung ke tengah lapangan guna menjawab berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks seiring perkembangan zaman melalui aksi nyata yang tidak lagi sekadar seremonial.
Ketua terpilih PAC GP Ansor Bojong, Dedi Supriadi Cakrabuana, menekankan bahwa di bawah kepemimpinannya, organisasi tidak akan dibiarkan terjebak dalam rutinitas yang stagnan atau sekadar formalitas administratif.
Ia menegaskan bahwa kader Ansor harus menjadi pelaku utama perubahan yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat luas agar organisasi tidak tertinggal oleh kemajuan zaman. Dalam orasinya, Dedi memberikan sinyal kuat gerakan baru dengan menyatakan.
“Ansor tidak boleh jalan di tempat. Kita harus jadi pelaku perubahan. Kalau tidak bisa memberi manfaat, kita akan tertinggal. Maka hari ini kita mulai—bergerak, berkarya, dan berdampak,” tegasnya.
Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Deni Ahmad Haedari turut memberikan pesan mendalam mengenai peran sosial organisasi di tengah lingkungan masyarakat agar keberadaannya memberikan pengaruh positif yang signifikan. Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata bagi warga sekitar dengan menyatakan bahwa,
“Ansor itu kehadirannya harus dirasakan oleh orang-orang sekitar, kemanfaatannya harus benar-benar menyentuh dan memberikan arti untuk disekitarnya,” ujarnya.
Hal ini memperkuat visi besar untuk membangun Ansor Bojong sebagai kekuatan pemuda yang mandiri dan berpengaruh, baik melalui penguatan kualitas kader secara substantif maupun melalui upaya menghidupkan sektor ekonomi umat berbasis potensi lokal.
Agenda pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, mulai dari Pimpinan Pusat GP Ansor, Pimpinan Cabang GP Ansor Purwakarta, PCNU Purwakarta, hingga jajaran MWC NU Bojong serta badan otonom lainnya seperti Fatayat dan Muslimat Bojong.
Turut hadir pula perwakilan unsur pemerintah dan keamanan setempat, termasuk Kepala Desa, Polsek Bojong, serta Koramil Bojong sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi kepemudaan di wilayah tersebut.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menjadi saksi atas pernyataan sikap seluruh kader yang siap membuktikan kontribusi mereka, sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman moderat dan keutuhan NKRI.***



Tinggalkan Balasan