INDRAMAYU – Sebuah tragedi memilukan kembali terjadi di perairan Kabupaten Indramayu. Seorang pemancing muda, Agus Gunawan (24), harus meregang nyawa setelah tenggelam di Sungai Blok Bong, Desa Cemara, Kecamatan Cantigi.
Jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan pada Senin pagi, (04/05/2026), setelah pencarian berlangsung selama dua hari.
Peristiwa naas ini bermula pada Sabtu siang, (02/05/2026). Saat itu, korban sedang asyik memancing bersama dua temannya menggunakan perahu. Musibah datang tak terduga ketika joran pancing milik Agus tergelincir dan jatuh ke dalam sungai.
Demi menyelamatkan alatnya, korban tanpa ragu menceburkan diri ke air. Namun, takdir berkata lain. Diduga karena tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, tubuhnya langsung tenggelam dan terbawa arus yang cukup kuat.
Meskipun rekan-rekannya berusaha menolong sekuat tenaga, upaya tersebut tidak berhasil. Korban hilang ditelan kedalaman air, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat.
Kabar duka ini segera dilaporkan ke pihak berwenang. Kantor SAR Bandung melalui Pos SAR Cirebon langsung mengerahkan personel gabungan untuk melakukan pencarian intensif mulai Minggu, (03/05/2026).
Harapan untuk menemukan korban dalam keadaan selamat akhirnya pupus pada hari kedua pencarian. Pukul 07.20 WIB, tim menerima informasi dari warga bahwa terdapat jenazah mengapung di sekitar lokasi kejadian, tepatnya pada koordinat 6°18’57.45″S – 108°10’51.65″E.
“Pada pukul 07.37 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” demikian tertulis dalam laporan resmi Tim SAR.
Proses evakuasi selesai dilakukan pukul 08.00 WIB dengan serah terima jenazah kepada keluarga. Operasi pencarian pun resmi ditutup setelah seluruh personel melaksanakan evaluasi atau debriefing.
Insiden ini menjadi pelajaran berharga dan peringatan keras bagi siapa saja yang beraktivitas di tepi atau di atas air. Basarnas melalui kejadian ini kembali mengimbau masyarakat untuk tidak pernah mengabaikan faktor keselamatan.
Penggunaan alat pelindung diri seperti pelampung, memahami kondisi medan, serta mengenali kemampuan diri sendiri adalah hal yang sangat krusial. Jangan sampai sebuah kesalahan kecil atau kelalaian justru berakhir dengan kehilangan nyawa yang tak dapat kembali.
Semoga almarhum Agus Gunawan diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.*



Tinggalkan Balasan