PURWAKARTA – Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, hadir di tengah-tengah kader PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta untuk memberikan pendidikan politik intensif dan motivasi.
Kegiatan Diskusi Politik Internal yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta pada Jumat (15/5/2026) ini menjadi ajang penguatan mental dan ideologi bagi seluruh fungsionaris partai.
Dalam agenda yang berlangsung tertutup tersebut, Adian Napitupulu memberikan pendidikan politik dan situasi bangsa terkini.
Kehadirannya memberikan semangat baru bagi pengurus DPC, fungsionaris PAC, hingga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Purwakarta untuk tetap solid bergerak di akar rumput.
Usai kegiatan internal tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, dalam sesi wawancara menegaskan langkah konkret yang harus diambil oleh para kader di legislatif. Ia menginstruksikan seluruh anggota DPRD untuk melakukan refocusing anggaran demi membantu masyarakat kecil.
“Kami instruksikan anggota DPRD untuk menyisir APBD. Lakukan efisiensi pada program yang tidak perlu, dan dialihkan untuk jaring pengaman kemiskinan,” tegas Ono Surono.
Ono menambahkan, kenaikan harga kebutuhan pokok seperti BBM, beras, minyak goreng, hingga cabai dan bawang telah menambah beban hidup masyarakat. Oleh karena itu, bantuan harus difokuskan kepada sektor produktif seperti UMKM, buruh, petani, dan nelayan.
“Struktur partai harus hadir memfasilitasi rakyat. Masalah masyarakat akan semakin banyak dengan naiknya harga-harga, di situlah peran kader untuk mendampingi dan memberikan solusi,” imbuhnya.
Selain pendidikan politik dan pengarahan anggaran, pertemuan ini juga membahas langkah teknis persiapan pembentukan Pengurus Anak Ranting di tingkat Rukun Warga (RW) se-Kabupaten Purwakarta.
Hadir pula dalam kegiatan ini Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Chairul Mantini, Bendahara DPD Jabar Budi Sembiring, serta jajaran Badan dan Sayap Organisasi Partai. Dengan konsolidasi ini, PDI Perjuangan Purwakarta menargetkan penguatan struktur yang lebih kokoh hingga ke tingkat lingkungan terkecil.***



Tinggalkan Balasan