BEKASI — Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bekasi (DK3B) terus mendorong pelestarian seni dan budaya melalui berbagai program kreatif yang melibatkan generasi muda, salah satunya melalui rencana penyelenggaraan festival film budaya.
Ketua Divisi Film dan Teater DK3B Kota Bekasi, Mumu Sholihin atau Kang Den Mumu (KDM), mengatakan seni wayang memiliki keterkaitan erat dengan dunia perfilman karena sarat nilai karakter dan alur cerita.
“Wayang itu sebuah inspirasi untuk film. Dasar-dasar karakter dalam perfilman sebenarnya banyak berasal dari cerita wayang. Di dalam wayang ada karakter yang kuat, ada alur cerita yang jelas, ada naratornya yaitu dalang, semuanya lengkap dan sangat luar biasa,” ujar Kang Den Mumu, Minggu (17/5/2026).
Ia juga menilai perkembangan seni wayang di Kota Bekasi menunjukkan tren positif dengan mulai munculnya generasi muda yang tertarik mempelajari budaya tradisional.
“Saya melihat perkembangan wayang di Kota Bekasi sangat pesat dan positif. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena generasi muda mulai kembali mengenal budaya leluhur,” tambahnya.
Lebih lanjut, DK3B Kota Bekasi berencana menggelar Festival Film Budaya dan Film Pendek Budaya yang melibatkan pelajar SMK, khususnya jurusan broadcasting dan multimedia.
“Ke depan kita ingin membuat festival film budaya melalui pelajar SMK, terutama jurusan broadcasting dan multimedia. Mungkin nanti akan kita angkat cerita-cerita yang berasal dari wayang dan kebudayaan yang ada di Kota Bekasi, karena Bekasi ini terdiri dari banyak etnis dan budaya,” jelasnya.
Kang Den Mumu berharap seni dan budaya dapat terus menjadi sarana membangun karakter, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, budaya memiliki peran penting dalam membangun etika, sosialisasi, serta kreativitas masyarakat menuju masa depan yang lebih baik.***



Tinggalkan Balasan