Baznas Kota Bekasi Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Rawalumbu

BEKASI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Kamis (14/5/2026).

Bantuan senilai total Rp50,4 juta tersebut diberikan kepada masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang yang meladan rumah warga pada pertengahan bulan april lalu.

Penyaluran bantuan dilakukan kepada warga di dua wilayah terdampak, yakni Kelurahan Bojong Rawalumbu dan Kelurahan Bojong Menteng. Bantuan berupa uang tunai itu disalurkan kepada pemilik rumah yang mengalami kerusakan dengan tiga kategori, yaitu rusak ringan, rusak sedang, dan rusak parah.

Kegiatan penyerahan bantuan langsung tunai tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Rawalumbu, Yudistira, serta Lurah Bojong Rawalumbu, Sarjan. Kehadiran unsur pemerintah daerah itu menjadi bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penanganan warga terdampak bencana di wilayah Rawalumbu.

Baca Juga:  Kirab Budaya yang Digelar Dedi Mulyadi Telan Korban, Pasien dalam Ambulans Meninggal Gegara Terjebak Macet

Ketua Baznas Kota Bekasi Sudarsono mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah melalui lembaga amil dalam hal ini Baznas, untuk membantu warga yang terkena musibah.

“Kita semua yakin tidak menginginkan menjadi bagian dari korban musibah. Tugas kita saling menguatkan satu sama lain agar bisa bersabar dalam menghadapi segala musibah dan ujian,” ujar Sudarsono.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari dana zakat, infaq dan sedekah masyarakat muslim Kota Bekasi, khususnya para aparatur pemerintah di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas.

Baca Juga:  Belajar dari Tragedi Yogyakarta, KMP Purwakarta Tawarkan Transformasi Sistem Kontrol Total Daycare

Menurutnya, bantuan tersebut memang belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga terdampak, mengingat jumlah rumah yang mengalami kerusakan cukup banyak.

“Bantuan yang diberikan mungkin tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan warga terdampak, apalagi rumah yang terkena angin sangat banyak, ada 90 rumah di satu kecamatan. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan bersifat stimulan,” katanya.

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pascabencana angin kencang pada 15 April 2026, tercatat sebanyak 90 rumah mengalami kerusakan dengan kategori berbeda. Kerusakan ringan diperkirakan mencapai 10 persen, kerusakan sedang sekitar 30 persen, dan kerusakan berat hingga 50 persen.

Baca Juga:  Advokat Pesantren Hadir di Jawa Barat, Kang Aye Siap Kawal Sengketa Wakaf hingga Cegah Kriminalisasi

Proses verifikasi data penerima bantuan turut melibatkan pihak kelurahan guna memastikan tingkat kerusakan rumah warga sesuai kategori yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bekasi, Ahmad Tasori, menyampaikan bahwa nominal bantuan diberikan secara proporsional sesuai tingkat kerusakan rumah warga.

“Karena kondisinya variatif, maka nominal bantuan dari BAZNAS bersifat proporsional. Secara keseluruhan, hari ini BAZNAS menyalurkan bantuan senilai total Rp50.400.000 untuk 90 penerima manfaat,” ungkapnya.

Melalui program tanggap darurat tersebut, BAZNAS Kota Bekasi berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran