TASIKMALAYA – Sebanyak 140 petarung yang berasal dari berbagai camp pelatihan olahraga beladiri muaythai telah mandaftar dan siap berlaga pada Kejuaraan Pasundan Muaythai Championship yang digelar pada tanggal 3 Mei 2026 di Basement Parkir Gedung DPRD Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Pada event yang pertamakali diselenggarakan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya ini, dipertandingkan berbagai kelas pertandingan. Dari mulai kelas pemula anak-anak, beginner, amatir, elite, hingga kelas amatir professional (Ampro) dengan Four Men Tournament serta Four Women Tournament yang akan memperebutkan piala cukup bergengsi dari beberapa sponsor yang telah menyatakan kesanggupannya memberikan hadiah berupa uang pembinaan.
Menurut Ketua Panitia Pasundan Muaythai Championship yang juga Ketua Pengcab Muaythai Indonesia Kabupaten Tasikmalaya Adi Septian Nugraha, penyelenggaraan event yang sempat tertunda satu tahun lamanya ini mendapatkan animo yang cukup besar. Terbukti dari proses pendaftaran yang terus datang, hingga terpaksa ditolak karena telah ditutup sejak memasuki bulan Maret 2026 lalu.
“Mengingat keterbatasan waktu dan pertamakali penyelenggaraan dilakukan, maka untuk partai pertandingan kami batasi. Awalnya hanya untuk 50 pertandingan saja dengan 100 peserta, namun ternyata membludak hingga kini 140 peserta atau untuk 70 partai pertandingan. Mudah-mudahan untuk penyelenggaraan berikutnya bisa menampung peserta lebih banyak, namun tentunya waktu pelaksanaan harus ditambah,” jelas Adi.
Untuk partai spesial yang memperebutkan piala dan uang pembinaan yakni dari Piala Bupati Tasikmalaya, Piala Ketua PP Ansor, Piala Founder Pasundan Muaythai Academy, Piala AIH, dan Piala Desmira Boutique. Partai bergengsi ini yang akan menampilkan petarung-petarung yang telah memiliki pengalaman dan dipastikan akan menjadi partai panas yang menguras seluruh kemampuan para petarung dalam bertanding.
“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh sponsor serta berbagai pihak yang telah mendukung penuh untuk terlesenggaranya event ini dengan baik. Pada pelaksanaannya nanti mudah-mudahan bisa memberikan semangat dan nilai positif bagi perkembangan dunia olahraga combat sport di Kabupaten Tasikmalaya pada khususnya dan mampu melahirkan petarung-petarung yang berprestasi. Yang juga momen ini sebagai ajang pemanasan untuk menuju Porprov XV Jabar November 2026 mendatang,” ujar Adi.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kabupapten Tasikmalaya yang juga Founder Pasundan Muaythai Academy Nana Sumarna SE MM berharap, event ini bisa menjadi penarik minat generasi muda untuk berkegiatan positif dan berprestasi dalam dunia olahraga. Diharapkan event ini menjadi cikal bakal terselenggaranya kegiatan selanjutnya yang lebih besar dan mampu membangkitkan semangat setiap kalangan terhadap minat olahraga prestasi.
“Bukan hanya di Muaythai, namun memang banyak bidang olahraga prestasi yang berada dibawah nauangan KONI Kabupaten Tasikmalaya dan diharapkan banyak generasi muda semakin tertarik minat dan bakatnya untuk berprestasi sesuai dengan minat dan bakatnya. Tentunya banyak sekali nilai positif yang diraih ketika anak-anak memiliki prestasi pada bidang olahraga, kesehariannya lebih fokus dan terarah ketika berada diluar kegiatan kesehariannya belajar akademik di sekolah,” kata Nana.***



Tinggalkan Balasan