GUGAH – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) dan rumah kos di Kabupaten Garut, Sabtu (17/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 12 orang menjalani tes urine dan seluruh sampel dilaporkan menunjukkan hasil negatif.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Petugas menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat pengawasan untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan narkoba.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Infogarut dengan merujuk rilis BNNK Garut, kegiatan diawali dengan apel gabungan untuk membagi tugas personel sebelum bergerak ke lokasi sasaran.

Di lapangan, petugas melakukan pemeriksaan identitas, memeriksa barang bawaan, serta mengambil sampel urine dari orang-orang yang menjadi sasaran pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Dari pemeriksaan yang dilaporkan, sebanyak 12 orang menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan terhadap seluruh sampel tersebut dinyatakan negatif berdasarkan informasi BNNK Garut yang dikutip dalam pemberitaan.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap orang-orang yang diperiksa. Namun, informasi yang dipublikasikan belum merinci hasil pendataan maupun apakah terdapat tindak lanjut lain setelah pemeriksaan selesai.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat di sekitar lokasi agar meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas lingkungan. Peran masyarakat dinilai penting dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba, termasuk melalui penyampaian informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas yang patut dicurigai.

Koordinasi antara BNNK Garut dan Satres Narkoba Polres Garut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut juga menegaskan pentingnya pendekatan pencegahan yang berjalan beriringan dengan penegakan hukum. Pemeriksaan di lapangan perlu didukung edukasi, pengawasan berkelanjutan, dan partisipasi masyarakat agar upaya pencegahan dapat menjangkau lebih banyak lingkungan.
Seluruh rangkaian razia dan tes urine itu dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan lancar.





Tinggalkan Balasan