GUGAH – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Badung memperingati Hari Santri Nasional 2026 dengan menggelar aksi sosial dan pelestarian lingkungan melalui penebaran 30 ribu benih ikan serta pemberian santunan kepada 150 santri, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya GP Ansor Badung meneguhkan semangat pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Badung, Samsul Hadi, mengatakan peringatan Hari Santri tidak cukup dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Hari Santri bukan sekadar mengenang perjuangan ulama dan santri, tetapi juga menjadi panggilan moral untuk melanjutkan perjuangan itu dalam bentuk pengabdian nyata. Penebaran 30 ribu benih ikan merupakan simbol kepedulian terhadap lingkungan, sementara santunan kepada 150 santri menjadi bentuk perhatian kami kepada generasi penerus perjuangan ulama,” ujarnya.
Menurut Samsul, organisasi kepemudaan harus mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, GP Ansor Badung terus mendorong kadernya untuk aktif dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
“Kami ingin GP Ansor terus tumbuh menjadi organisasi yang kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat. Pengabdian bukan tentang banyaknya wacana, tetapi tentang tindakan nyata yang memberi manfaat,” katanya.
Selain aksi sosial, penebaran benih ikan juga diharapkan dapat mendukung keberlanjutan ekosistem perairan sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara santunan kepada 150 santri merupakan bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan di lingkungan pesantren serta apresiasi atas peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Melalui kegiatan tersebut, GP Ansor Badung berharap semangat Hari Santri dapat terus diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus memperkuat nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.***





Tinggalkan Balasan