Bawakan Nadhom Karya Abah Cipulus, Tiga Santri Purwakarta Raih Juara 1 Tingkat Jawa Barat

|

GUGAH — Karya ulama asal Purwakarta, KH. Adang Badrudin atau yang dikenal sebagai Abah Cipulus, berhasil mengantarkan tiga santri Kabupaten Purwakarta meraih Juara 1 Lomba Nadhom dalam ajang kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) di Kabupaten Cianjur, 23–25 Oktober 2025.

Ketiga santri tersebut adalah Aditya Ainurrahman, Haidar Muhammad Ali, dan Muhammad Rizky Sudrajat. Mereka merupakan utusan DPC FKDT Kabupaten Purwakarta yang berhasil mengungguli peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Menariknya, dalam perlombaan tersebut, ketiganya tidak sekadar menampilkan kemampuan melantunkan Nadhom. Mereka juga memperkenalkan warisan keilmuan ulama lokal melalui bait-bait Nadhom karya KH. Adang Badrudin dari Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah Cipulus, Purwakarta.

Baca Juga:  Jejak Tajam Santri Indramayu: Dari Garis Depan Ansor, Parlemen, hingga Penjara Politik

Pilihan membawakan karya Abah Cipulus menjadi salah satu kekhasan penampilan kafilah Purwakarta. Perpaduan harmonisasi suara, ketepatan makhraj, penghayatan, serta kekayaan pesan keislaman dalam Nadhom tersebut menjadi kekuatan penampilan mereka di hadapan dewan juri.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa karya ulama pesantren daerah tetap relevan untuk dikenalkan kepada generasi muda melalui ajang kompetisi keagamaan.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Purwakarta Herman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan ketiga santri tersebut. Menurutnya, prestasi ini bukan hanya kemenangan dalam perlombaan, melainkan juga momentum memperkenalkan khazanah keilmuan ulama Purwakarta di tingkat provinsi.

Baca Juga:  Mang Abrong: Indonesia Butuh Pemimpin yang Melampaui Kelaziman

“Alhamdulillah, keberhasilan ananda Aditya, Haidar, dan Rizky merupakan kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kabupaten Purwakarta. Mengangkat karya kasepuhan kita, KH. Adang Badrudin Cipulus, di tingkat Jawa Barat menjadi bukti bahwa nilai-nilai keislaman dan keilmuan lokal Purwakarta memiliki daya saing yang luar biasa,” ujarnya, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga:  Santri Harus Kuasai IPTEK

Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi pembinaan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kabupaten Purwakarta, khususnya dalam pengembangan kemampuan seni keislaman yang berpijak pada tradisi keilmuan pesantren.

Lebih dari sekadar membawa pulang gelar juara, keberhasilan Aditya, Haidar, dan Rizky memperlihatkan bagaimana warisan intelektual ulama lokal dapat terus hidup, dipelajari, dan diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui kreativitas generasi santri.

Melalui kemenangan ini, DPC FKDT Kabupaten Purwakarta berharap semakin banyak santri MDT yang terdorong untuk berprestasi sekaligus menjaga dan melestarikan tradisi keilmuan para ulama.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran