Libur Panjang di Bandung, Hindari Penutupan Jalan Kirab Mahkota Binokasih Besok Malam

BANDUNG – Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu, kini tengah mengalami lonjakan volume kendaraan yang signifikan seiring dimulainya periode libur panjang (long weekend) yang bertepatan dengan momen hari kejepit nasional tahun ini.

Terhitung sejak Kamis, 14 Mei 2026, ribuan wisatawan dari berbagai daerah di luar Jawa Barat mulai memadati Kota Kembang, yang berdampak pada meningkatnya intensitas lalu lintas dan kemacetan di sejumlah titik strategis.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, arus kendaraan yang keluar dari gerbang tol Pasteur dan gerbang tol Buah Batu didominasi oleh kendaraan dengan pelat nomor luar kota.

Kepadatan juga terpantau terjadi di kawasan pusat kota, meliputi Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, hingga Jalan Dago. Tingginya minat wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di Bandung membuat ruas-ruas jalan utama di pusat kuliner dan pusat perbelanjaan tersebut mengalami antrean kendaraan yang cukup panjang.

Baca Juga:  Kali Cinyomplok Meluap Akibat Penyempitan, Desa Tenjo Bogor Terendam Banjir

Menambah dinamika keramaian akhir pekan ini, pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh warga Bandung maupun para wisatawan untuk mengantisipasi penyelenggaraan acara budaya berskala besar, yaitu Kirab Mahkota Binokasih atau yang dikenal sebagai Mahkota Ajeg Ki Sunda. Prosesi adat ini dijadwalkan akan digelar pada Sabtu malam, 16 Mei 2026.

Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung, acara akan dimulai pukul 19.00 WIB dengan rute perjalanan sepanjang kurang lebih 3 kilometer yang menghubungkan wilayah timur menuju pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:  Bukan Mitos, Melainkan Sejarah: Mahkota Binokasih Dibawa Kembali Mengelilingi Tanah Pasundan

Jalur yang Harus Dihindari

Guna mendukung kelancaran pelaksanaan kirab budaya tersebut, pihak kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan serta pengalihan arus di ruas-ruas berikut:

– Jalan Jakarta (Titik Start: Kiara Artha Park)

– Jalan Supratman

– Jalan Diponegoro (Titik Finish: Gedung Sate)

Penutupan akses jalan diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih 3 hingga 4 jam, menyesuaikan dengan pergerakan rombongan kirab dari titik start hingga titik finish.

Masyarakat maupun pengguna jalan yang memiliki rencana melintasi jalur tersebut sangat disarankan untuk mencari jalan alternatif atau menghindari area sekitar Kiara Artha Park dan Gedung Sate mulai dari sore hari. Hal ini dilakukan guna mencegah pengguna jalan terjebak dalam kepadatan akibat rekayasa lalu lintas.

Baca Juga:  Perkuat Sinergitas, Polres Subang Kunjungi PT. Global Dairi Alami di Dawuan

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Bagi para wisatawan, mohon menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak terjebak dalam rekayasa lalu lintas acara kirab budaya ini,” tulis keterangan resmi dari pusat informasi lalu lintas Kota Bandung.

Prosesi Kirab Mahkota Binokasih ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan budaya yang bertujuan untuk mengenang jejak leluhur sekaligus menunjukkan eksistensi dan kekayaan budaya Sunda.

Bagi masyarakat yang berkeinginan menyaksikan jalannya kirab, diharapkan tetap menjaga ketertiban umum dan mengikuti aturan yang berlaku di sepanjang rute yang dilalui.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran