Kebakaran Rumah Panggung di Banyuresmi, Kerugian Ditaksir Rp30 Juta

|

GUGAH – Sebuah rumah semi permanen berbentuk panggung di Kampung Jamburea, RT 02 RW 11, Desa Banyuresmi, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terbakar pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Kapolsek Banyuresmi, Kompol Aben Nurhidayat, mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik pasangan suami istri berinisial UKI dan EEM. Bangunan sebagian besar menggunakan material kayu dan bilik sehingga api dengan cepat membesar.

Baca Juga:  MUI Garut Tegaskan Kirab Budaya Sunda Bukan Praktik Syirik, Budaya Dinilai Bisa Jadi Media Dakwah

“Api pertama kali diketahui oleh saksi bernama Ikin (39), warga setempat, yang melihat kobaran api dari bagian belakang rumah,” ujar Aben.

Menurutnya, bagian belakang rumah berukuran sekitar 4 x 5 meter yang didominasi material kayu menjadi titik kebakaran. Sementara bagian tengah bangunan berukuran sekitar 2 x 3 meter merupakan konstruksi permanen.

Warga sempat melakukan pemadaman secara swadaya sebelum petugas tiba di lokasi. Penanganan kemudian dilakukan oleh personel Polsek Banyuresmi, Koramil Banyuresmi, Satpol PP Kecamatan Banyuresmi, serta satu unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Karhutla Garut Tembus 544 Kasus, 123 Hektare

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB atau satu jam setelah kebakaran diketahui. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari area dapur. Asap atau sekam dari tungku memasak diduga memicu munculnya api. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Baca Juga:  Saat Lahan Waduk Mengering, Tumbuh Harapan di Tanah yang Terbuka

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku maupun sumber api lainnya, terutama pada rumah yang didominasi material kayu. Warga juga diminta memastikan api benar-benar padam setelah memasak guna mencegah kejadian serupa.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran