GUGAH – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2026–2031 di Graha Patriot Bela Negara, Cipanas, Garut, Sabtu (17/10/2026).
Pengukuhan dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Wakil Bupati Garut Putri Karlina, anggota DPR RI Fraksi PKB Imas Aan Ubudiyah, H. Oleh Soleh, serta jajaran pengurus partai. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang membahas penguatan organisasi dan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPC PKB Garut, H. Subhan Fahmi, mengatakan konsolidasi organisasi terus dilakukan sesuai arahan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP). Salah satu fokus utama ialah memperkuat struktur kepengurusan hingga tingkat desa.
Menurut Subhan, sekitar 50 persen kepengurusan ranting berbasis desa telah terbentuk. PKB Garut menargetkan seluruh 442 desa di Kabupaten Garut telah memiliki kepengurusan ranting pada akhir 2026.
“Kami sudah mulai melakukan konsolidasi struktural sesuai arahan DPW dan DPP. Pembentukan ranting dan PAC terus berjalan, dan saat ini sekitar 50 persen ranting berbasis desa sudah terbentuk. Kami menargetkan seluruh 442 desa memiliki ranting hingga akhir 2026,” ujarnya.
Penguatan struktur tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. PKB Garut menargetkan mampu meraih 12 kursi di DPRD Kabupaten Garut sekaligus menyiapkan kader untuk berkiprah di eksekutif.
Selain konsolidasi organisasi, PKB Garut juga menyiapkan sejumlah program pelayanan masyarakat, di antaranya bedah rumah, pengawalan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, serta layanan mobil siaga untuk membantu kebutuhan transportasi kesehatan warga.
“Program yang kami dorong di antaranya bedah rumah, pengawalan beasiswa, serta mobil siaga yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan pelayanan kesehatan,” kata Subhan.
Di sisi lain, PKB Garut mulai melakukan pemetaan dan penjaringan bakal calon legislatif sejak dini. Proses tersebut dibuka bagi kader internal maupun masyarakat dari luar partai, termasuk kalangan Nahdlatul Ulama, dengan tujuan memberi ruang bagi calon-calon potensial dari berbagai latar belakang.
Sementara itu, Bendahara DPC PKB Garut, Luqi Sa’adilah Farindani, mengatakan Muskercab menjadi forum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi organisasi mulai dari tingkat PAC hingga ranting. Forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi program kerja sekaligus menyusun langkah strategis sesuai arahan DPW.
Menurut Luqi, target meraih 12 kursi DPRD hanya dapat dicapai melalui kerja organisasi yang konsisten dan kedekatan dengan masyarakat.
“Dalam 27 bulan ke depan, kami harus terus bergerak, bersilaturahmi, berkonsolidasi, dan mengabdi kepada umat. Target ini membutuhkan kerja setiap hari agar organisasi semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Melalui pengukuhan kepengurusan dan pelaksanaan Muskercab, DPC PKB Garut menegaskan komitmennya memperkuat organisasi hingga tingkat desa, menyiapkan kader menghadapi Pemilu 2029, serta melanjutkan program-program pelayanan kepada masyarakat.***





Tinggalkan Balasan