BANDUNG — Pemberangkatan jemaah calon haji asal Kota Bandung tahun 1447 H/2026 M kini tengah berlangsung secara bertahap melalui Embarkasi Bandara Internasional Kertajati sesuai dengan regulasi resmi Kementerian Haji Republik Indonesia.
Seluruh proses mulai dari pengumpulan koper, mobilisasi menuju titik kumpul, hingga jadwal masuk asrama haji Indramayu telah disusun secara sistematis guna menjamin ketertiban pemberangkatan.
Pada fase gelombang pertama, kloter KJT-02 yang membawa 445 jemaah telah sukses diberangkatkan dari Mapolda Jabar dan lepas landas pada 23 April 2026 lalu.
Sementara itu, kloter KJT-16 dengan jumlah jemaah yang sama kini tengah dipersiapkan untuk menyusul keberangkatan pada awal Mei 2026 mendatang.
Memasuki fase gelombang kedua, konsentrasi pemberangkatan akan berfokus pada kloter KJT-22 yang membawa 151 jemaah melalui titik kumpul masing-masing KBIHU sebelum diarahkan menuju embarkasi Kertajati.
Selanjutnya, kloter-kloter berikutnya seperti KJT-27 dan KJT-35 dijadwalkan menyusul secara periodik dengan jumlah jemaah yang bervariasi sesuai dengan manifest penerbangan yang telah ditetapkan.
Seluruh jemaah diwajibkan untuk disiplin mengikuti setiap tahapan mulai dari penyerahan logistik di Kantor Kemenag hingga proses pemeriksaan akhir di asrama haji agar tidak terjadi hambatan teknis yang dapat mengganggu jadwal penerbangan.
Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Bandung, Andy M Arief, menegaskan bahwa seluruh aspek persiapan telah dimaksimalkan demi menjamin kenyamanan dan kekhusyukan jemaah selama masa transisi dari tanah air menuju tanah suci.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi PHU di Kemenag Kota Bandung itu mengatakan, koordinasi lintas sektoral terus diperkuat guna memastikan standar pelayanan tetap berada pada level terbaik bagi warga Bandung.
“Seluruh proses pemberangkatan jamaah calon haji Kota Bandung sudah kami siapkan secara matang sesuai jadwal yang telah ditentukan, mulai dari pengumpulan hingga keberangkatan dari embarkasi Kertajati,” ujar Andy M Arief dikutip dari laman RRI pada Rabu (29/4/2026).
Selain kesiapan logistik, pihak kementerian juga memberikan atensi khusus pada kondisi fisik para jemaah mengingat padatnya rangkaian ibadah yang akan dijalani di Mekkah dan Madinah.
Para jemaah diimbau untuk menjaga pola makan dan istirahat yang cukup menjelang hari pemberangkatan agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
Melalui jadwal yang terstruktur dan pengawasan yang ketat, pemerintah berharap seluruh jemaah calon haji asal Kota Bandung dapat menunaikan ibadah dengan lancar, selamat dalam perjalanan, dan meraih predikat haji yang mabrur sekembalinya ke tanah air nanti.***



Tinggalkan Balasan