Gerakan NU Care Hijau, PCNU Garut Tanam 250 Pohon Produktif di Limbangan

GARUT — Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Garut, KH. Rd. Amin Muhyiddin Maolani, meresmikan kegiatan penanaman pohon produktif sebanyak 250 bibit di Kampung Poronggol, Desa Ciwangi, Kecamatan Blubur Limbangan, Kabupaten Garut, pada Sabtu (25/4/2026) lalu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program NU Care Hijau yang diinisiasi oleh PCNU Kabupaten Garut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif, di antaranya alpukat, lengkeng, dan tanaman bernilai ekonomi lainnya. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Lindungi Industri dan Daya Beli, Pemerintah Bebaskan Bea Masuk LPG serta Bahan Baku Plastik

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didampingi oleh Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Garut, KH. Adis Abdulloh Effendi, Ketua NU Care LAZISNU Kabupaten Garut, Diki Ahmad, serta Ketua LPPNU Kabupaten Garut, Dendim Samsudin. Turut hadir jajaran pengurus Ranting NU, MWCNU Blubur Limbangan, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua NU Care LAZISNU Kabupaten Garut, Diki Ahmad, dalam keterangannya menyampaikan bahwa program NU Care Hijau merupakan bagian dari komitmen LAZISNU dalam mengintegrasikan program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Baca Juga:  Bukan Pajangan, Aceng Malki Minta Direktorat Pesantren Tancap Gas Perkuat Mutu

“Melalui program ini, kami tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam harapan. Harapannya, ke depan pohon-pohon ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Ini adalah bagian dari gerakan berkelanjutan yang akan terus kami kembangkan di berbagai wilayah,” ujar diki saat dikonfirmasi tim gugah.co melalui seluler Wathsapp pada Jumat (1/5/2026).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini juga selaras dengan berbagai program PCNU Kabupaten Garut lainnya, seperti penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi berbasis umat, serta gerakan sosial-keagamaan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Baca Juga:  Dari Kebun Singkong Menjadi Cahaya Ilmu: Transformasi Sejarah Ponpes Darul Huda Al Hasanah Cihurip

Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Garut dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga amanah sebagai khalifah di bumi dengan merawat lingkungan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata khidmat Nahdlatul Ulama dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam isu lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, program NU Care Hijau diharapkan mampu menjadi gerakan kolektif yang memberikan dampak luas bagi generasi sekarang dan mendatang.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *