Buruh di Kota Bekasi Belum Sepenuhnya Sejahtera, Wakil Ketua Komisi IV: May Day Jangan Sekadar Seremonial

BEKASI — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 menjadi momentum refleksi terhadap kondisi buruh di Kota Bekasi yang dinilai belum sepenuhnya sejahtera.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menegaskan bahwa peringatan May Day tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, melainkan sebagai pengingat atas berbagai persoalan yang masih dihadapi para pekerja.

Baca Juga:  Jeratan Pungli dan Perbudakan Modern Bayangi Pencari Kerja di Purwakarta

Ia menyebut, masih banyak buruh yang belum merasakan kesejahteraan secara layak. Persoalan tersebut terlihat dari upah yang belum memenuhi kebutuhan hidup, status kerja yang tidak pasti, serta perlindungan terhadap hak-hak buruh yang masih lemah.

“1 Mei bukan sekadar seremoni. Ini pengingat bahwa hingga hari ini masih banyak buruh yang belum benar-benar sejahtera,” ujarnya.

Baca Juga:  Janji Ganti Rugi Belum Terealisasi, Korban Kebakaran SPBE Cimuning Pasang Spanduk Tuntutan

Menurutnya, kondisi tersebut bukan hal baru, melainkan realitas yang terus berulang dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah serta para pemangku kebijakan.
Wildan menegaskan bahwa keberpihakan kepada buruh harus diwujudkan secara nyata, tidak hanya sebatas janji.

“Keadilan upah, jaminan kerja, dan perlindungan hak adalah hal mendasar, bukan tuntutan berlebihan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa buruh merupakan tulang punggung perekonomian yang seharusnya mendapatkan perlakuan adil, dihargai secara layak, dan dilindungi dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga:  Polemik Dana Desa di Jalan Kabupaten: KNPI Cimerak Desak Bupati Pangandaran Turun Tangan

Wildan berharap peringatan May Day tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum nyata bagi perbaikan kebijakan yang lebih berpihak pada kesejahteraan buruh.***

Avatar Egi

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *