Stafsus Menag Apresiasi Paskah Nasional 2026: Memperkokoh Harmoni dan Keberagaman

PALU – Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mengapresiasi pelaksanaan Perayaan Hari Paskah Nasional V di Sulawesi Tengah yang diramaikan dengan karnaval rohani di Kota Palu, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Gugun, perayaan Paskah yang melibatkan berbagai gereja, lembaga, dan sekolah teologi tersebut bukan hanya menjadi momentum keagamaan umat Kristiani, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan di Indonesia.

Baca Juga:  Menag Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan Seksual

“Perayaan Paskah Nasional tahun 2026 di Palu ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kerukunan yang hidup di tengah masyarakat. Ini bukan sekadar perayaan iman, tetapi juga ruang untuk memperkokoh harmoni keberagamaan Indonesia. Selamat kepada Gereja Bala Keselamatan (Salvation Army) yang telah sukses menyelanggarakan Paskah Nasional di Palu, Sulteng,” ujar Gugun.

Ia menilai keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam karnaval rohani menjadi wujud nyata bahwa keberagaman dapat dirawat melalui ekspresi budaya dan keagamaan yang damai serta inklusif.

Baca Juga:  Hadir di Belajaraya 2026, Menteri Jumhur Hidayat Targetkan Persoalan Sampah Nasional Tuntas dalam Dua Tahun

Gugun juga mengapresiasi kreativitas peserta yang menghadirkan kisah-kisah Alkitab melalui kostum, ornamen kendaraan hias, serta pertunjukan seni yang dinilai membawa pesan moral dan spiritual kepada masyarakat luas.

“Palu memberi contoh bahwa perayaan keagamaan dapat menjadi energi pemersatu bangsa. Dari Sulawesi Tengah, kita melihat toleransi bukan hanya slogan, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan bersama,” tambahnya.

Baca Juga:  Ketimpangan Ekonomi di Indonesia 2026: Data, Fakta, dan Solusi Nyata

Karnaval rohani dalam rangkaian Paskah Nasional V ini diikuti sekitar 20 gereja dari berbagai denominasi, didukung lembaga dan sekolah teologi, dengan puluhan kendaraan hias serta ratusan peserta yang memeriahkan jalannya kegiatan.

Perayaan ini menjadi bagian dari Paskah Nasional 2026 dan diharapkan terus menjadi momentum memperkuat moderasi beragama, persaudaraan, dan persatuan Indonesia.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *