Influencer Vera Novia Minta Bupati Tasik Jadi Teladan Toleransi bagi Generasi Muda

|

GUGAH – Influencer Vera Novia meminta Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menjadi teladan dalam menjaga toleransi dan menghormati keberagaman, khususnya bagi generasi muda.

Menurutnya, sikap pemimpin dalam menyikapi perbedaan dapat menjadi contoh bagi generasi muda dalam membangun kehidupan sosial yang inklusif dan harmonis.

Vera menilai, generasi muda membutuhkan figur pemimpin yang mampu menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan, pandangan, dan latar belakang bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan secara damai.

Menurutnya, toleransi tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap, kebijakan, dan tindakan nyata, termasuk ketika pemerintah menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Baca Juga:  Kapolres Baru Metro Bekasi Kota Komitmen Perkuat Sinergi, Siap Beradaptasi Dengan Kultur Masyarakat

“Pemimpin daerah punya peran penting dalam memberikan contoh kepada anak muda, kalau kita ingin generasi muda tumbuh dengan semangat toleransi, maka mereka juga perlu melihat bagaimana pemimpinnya menghormati perbedaan dan melindungi hak setiap warga,” kata Vera Novia, Senin, (19/10/2026).

Perempuan yang memiliki 27 ribu follower tersebut menambahkan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan Tasikmalaya agar tetap damai di tengah keberagaman masyarakat, karena itu, mereka perlu mendapatkan contoh nyata bahwa menghargai perbedaan merupakan bagian dari sikap dewasa dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Berakhir Pilu, Kisah Pemancing di Sungai Blok Bong yang Tak Kembali ke Rumah

Dalam konteks pelaksanaan Jalsah Salanah Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Kabupaten Tasikmalaya, Vera berharap pemerintah daerah dapat mengedepankan dialog, pendekatan persuasif, serta penghormatan terhadap hak konstitusional warga negara.

Menurutnya, perbedaan pandangan keagamaan perlu disikapi secara bijaksana dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, pemerintah juga diharapkan mampu menjadi pengayom seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang keyakinan.

“Generasi muda harus belajar bahwa toleransi bukan berarti harus memiliki keyakinan yang sama, tetapi bagaimana kita tetap bisa saling menghormati meskipun berbeda. Nilai itu perlu dicontohkan oleh para pemimpin,” ungkapnya.

Baca Juga:  Anggota Polres Tasikmalaya Kota Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Lingkar Utara, Polisi Selidiki Penyebabnya

Vera berharap Tasikmalaya dapat menjadi daerah yang semakin terbuka terhadap keberagaman dan memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dengan semangat saling menghormati.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil bagian dalam merawat kerukunan, tidak mudah terprovokasi oleh isu yang memecah belah, serta berani menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap hak setiap warga negara.

Baginya, masa depan toleransi di Tasikmalaya tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh keteladanan para pemimpin dan keterlibatan generasi muda dalam menjaga kehidupan yang damai dan inklusif.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran