GUGAH — Ancaman penyalahgunaan narkoba, gangguan kesehatan mental, hingga kenakalan remaja menjadi tantangan yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Menyikapi kondisi tersebut, SMA Al Badar Cipulus, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, menggandeng UPTD Puskesmas Wanayasa dan Polsek Wanayasa untuk memberikan edukasi terpadu kepada para siswa, Senin (5/10/2026).
Kegiatan ini diikuti seluruh siswa SMA Al Badar Cipulus dengan mengangkat tema “Mewujudkan Remaja Sehat, Cerdas, dan Berprestasi melalui Kesehatan Mental, Kesehatan Reproduksi, serta Pencegahan NAPZA.”
Kepala SMA Al Badar Cipulus, Muhammad Badrul Munir, mengatakan pembinaan terhadap remaja tidak cukup hanya melalui proses belajar di kelas. Sekolah juga memiliki tanggung jawab membekali siswa agar mampu menghadapi berbagai persoalan yang mengancam masa depan mereka, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga penyalahgunaan media digital.
Hal senada disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Wanayasa, Sri Rejeki, dan Kapolsek Wanayasa AKP Heppy Nurniawan. Keduanya menilai kolaborasi antara sekolah, tenaga kesehatan, dan aparat penegak hukum menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran siswa sejak dini.
Dalam sesi kesehatan, perawat Riany Hijrah F memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental di usia remaja, mengenali tekanan psikologis, serta memahami kesehatan reproduksi sebagai bekal membangun perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Bripka Bisma Marta Sugara dari Polsek Wanayasa mengingatkan siswa tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA yang masih menjadi ancaman bagi generasi muda. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman mengenai kenakalan remaja, disiplin berlalu lintas, hingga etika bermedia digital agar tidak terjerat persoalan hukum.
Pihak sekolah berharap penyuluhan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu membentuk karakter pelajar yang sehat, disiplin, dan sadar hukum.
Antusiasme siswa terlihat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan seputar kesehatan mental, pergaulan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga penggunaan media sosial menjadi bukti bahwa isu-isu tersebut semakin dekat dengan kehidupan pelajar.
Melalui sinergi antara dunia pendidikan, tenaga kesehatan, dan kepolisian, SMA Al Badar Cipulus berharap upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini sehingga lingkungan sekolah tetap aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.***





Tinggalkan Balasan