BANDUNG — Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Bisnis (FISIB) International Women University (IWU), sukses menyelenggarakan expo budaya bertajuk “Global Mosaic 2026: The Interconnected World of Culture, Politics, Economy, and Law” di Bhumi Kiwari, Jalan Dr. Djunjunan No. 126–128, Kota Bandung, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional IWU tersebut menjadi ruang kolaboratif untuk memperluas wawasan global, mempererat jejaring, serta meningkatkan pemahaman mengenai keterkaitan budaya, politik, ekonomi, dan hukum dalam membentuk dinamika dunia saat ini.
Melalui konsep yang kreatif dan interaktif, Global Mosaic 2026 berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung. Beragam aktivitas edukatif yang disajikan menjadikan acara ini sebagai salah satu kegiatan mahasiswa yang inspiratif dan sarat nilai pembelajaran di Kota Bandung.
Salah satu daya tarik utama expo ini adalah hadirnya berbagai booth miniatur budaya yang menampilkan keunikan dan keberagaman dari sejumlah negara di dunia, serta kekayaan budaya Nusantara. Setiap stan menyuguhkan visualisasi yang menarik, mulai dari replika bangunan ikonik, pakaian tradisional, informasi mengenai sistem politik dan hukum berbagai negara, hingga simulasi interaksi diplomatik yang dikemas secara kreatif oleh para mahasiswa.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan International Women University, mitra kerja sama, serta mahasiswa lintas program studi. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor I IWU Inta Budi Setyanusa, Dekan FISIB IWU Wentri, Ketua Program Studi Hubungan Internasional sekaligus Ketua Pelaksana Global Mosaic 2026 Sintia Catur Sutantri, perwakilan Bhumi Kiwari, serta perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan IWU.
Ketua Program Studi Hubungan Internasional IWU sekaligus Ketua Pelaksana Global Mosaic 2026, Sintia Catur Sutantri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran rektorat, dekanat, para dosen, pihak Bhumi Kiwari, serta seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan IWU yang telah memberikan dukungan penuh. Global Mosaic 2026 bukan sekadar pameran budaya, melainkan manifestasi dari proses pembelajaran dan perjalanan intelektual mahasiswa dalam merangkai berbagai perspektif global menjadi satu mosaik dunia yang utuh. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat melahirkan calon-calon diplomat dan praktisi global yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap inklusif dan menghargai keberagaman,” ujar Sintia.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Rektor I IWU, Inta Budi Setyanusa. Menurutnya, kegiatan seperti Global Mosaic 2026 merupakan bentuk implementasi nyata pembelajaran Hubungan Internasional yang menghubungkan teori akademik dengan realitas global yang terus berkembang.
Ia menegaskan bahwa IWU akan terus mendukung berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang mampu mendorong kreativitas, inovasi, serta memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu-isu global.
Melalui penyelenggaraan Global Mosaic 2026, International Women University kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan berwawasan internasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri, memperkuat kompetensi global, dan membangun kesadaran akan pentingnya keberagaman dalam kehidupan masyarakat dunia yang semakin terhubung.***



Tinggalkan Balasan