Lepas Angkatan XIV, SMK Ma’arif Banyuresmi Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak

|

GUGAH – Suasana haru sekaligus penuh kebanggaan mewarnai Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan XIV SMK Ma’arif Banyuresmi yang dipadukan dengan Pentas Seni dan Bakat bertema “Harmoni Tercipta, Jejak Prestasi Menggema”, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman SMK Ma’arif Banyuresmi itu diikuti 123 siswa kelas XII, disaksikan 48 orang tua siswa serta sekitar 30 tamu undangan dari unsur MWCNU Banyuresmi, Pengurus Ranting NU, aparatur pemerintah, dan keluarga besar sekolah. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala SMK Ma’arif Banyuresmi Ahmad Ruspoah, Ketua LP Ma’arif MWCNU Banyuresmi Tetep, Ketua MWCNU Banyuresmi KH. Asep Ishaq Solih, serta Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Garut Abdul Fatah.

Baca Juga:  Tanamkan Semangat Kebangsaan dan Kemandirian, IPNU Garut Himpun Ratusan Pelajar dalam Dialog Pendidikan di Gedung Pemuda

Rangkaian acara diawali dengan prosesi pelepasan dan pengalungan medali sebagai simbol berakhirnya masa belajar siswa Angkatan XIV. Suasana semakin semarak melalui berbagai penampilan yang dipersembahkan siswa kelas X dan XI, di antaranya atraksi Dance Smapor (Pramuka), demonstrasi PERKASA (Paskibra SMK Ma’arif Banyuresmi), tari Jaipongan, tari Sunda Kembang Gadung, paduan suara PK IPNU-IPPNU, pembacaan puisi persembahan, solo vokal, hingga penampilan band alumni yang menutup seluruh rangkaian kegiatan. Pentas tersebut menjadi ruang apresiasi bagi peserta didik untuk menunjukkan kreativitas, bakat, serta hasil pembinaan karakter yang selama ini dikembangkan di lingkungan sekolah.

Kepala SMK Ma’arif Banyuresmi, Ahmad Ruspoah, mengajak seluruh lulusan agar menjadikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan sebagai bekal untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari akhlak, integritas, dan kemampuannya memberikan manfaat bagi sesama.

Baca Juga:  PCNU Garut Kukuhkan Pengurus RMI NU dan Koordinator Kecamatan

“Hari ini bukan akhir dari perjalanan kalian, melainkan awal untuk mengamalkan ilmu, menjaga nama baik almamater, orang tua, dan Nahdlatul Ulama di mana pun berada,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua MWCNU Banyuresmi, KH. Asep Ishaq Solih, menegaskan bahwa lembaga pendidikan Ma’arif NU memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan generasi yang unggul, religius, dan mencintai bangsa.

Baca Juga:  RAT KDMP Cibeureum 2025 Sahkan Laporan dan Tetapkan Program Kerja 2026, Anggota Tembus 1.016 Orang

“Kami berharap lulusan SMK Ma’arif Banyuresmi mampu menjadi pribadi yang profesional dalam bidangnya, tetapi tetap kokoh memegang nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Melalui momentum pelepasan Angkatan XIV ini, SMK Ma’arif Banyuresmi kembali menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan yang menyeimbangkan kompetensi vokasi, pembinaan karakter, serta pelestarian seni dan budaya. Sinergi antara sekolah, LP Ma’arif NU, MWCNU, orang tua, dan masyarakat diharapkan terus menguat agar mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi Nahdlatul Ulama.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran