TASIKMALAYA – Di bawah komando langsung Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Kabupaten Majalengka, Letkol Pnb Yudistira, atlet-atlet taekwondo dari berbagai dojang di Majalengka diterjunkan dalam ajang bergengsi Tasik Open IX. Turnamen skala nasional ini berlangsung di GOR Sukapura Dadaha, Kota Tasikmalaya, pada 1 hingga 3 Mei 2026.
Letkol Pnb Yudistira, yang juga menjabat sebagai Komandan Lanud (Danlanud) Sugiri Sukani, menginstruksikan seluruh dojang di bawah naungan Pengcab T.I Majalengka untuk menunjukkan taringnya di kancah nasional. Ada Dua Dojang yang ikut yakni Dojang Lanud Sugiri Sukani dan Dojang Radius.com.
Sabeumnim Radius, pimpinan Dojang Radius.com, mengonfirmasi bahwa keikutsertaan timnya serta tim Dojang Lanud Sugiri Sukani merupakan bagian dari komitmen untuk menjalankan amanat ketua cabang dalam memajukan prestasi taekwondo Majalengka.
“Kami datang membawa atlet-atlet terbaik, mulai dari kategori prestasi hingga cadet pemula. Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia Majalengka Letkol Pnb Yudistira sangat konsisten memberikan dukungan penuh. Beliau selalu memotivasi dan memantau perkembangan atlet kami agar siap tempur di setiap pertandingan,” ujar Sabeum Radius.
Guna menghadapi persaingan ketat dari ratusan taekwondoin yang berasal dari 5 provinsi, Dojang Radius.com telah melakukan persiapan khusus melalui Training Center (TC) dan latihan intensif. Sabeum Radius juga menerjunkan tim pelatih khusus untuk memandu atlet langsung di arena dan memastikan seluruh kelengkapan pertandingan terpenuhi.
Salah satu atlet muda yang siap berlaga, Salman Alfarizi Irwandy Putra, mengaku tidak gentar meski ini merupakan debut pertamanya di turnamen nasional. “Teknik dan jurus yang diberikan Sabeum sudah saya dalami. Dengan persiapan fisik dan mental ini, saya siap memberikan kemenangan,” tegas Salman.
Dukungan emosional juga mengalir dari tribun penonton. Mutia Juliawati, salah satu orang tua atlet yang hadir, menyatakan rasa bangganya atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak untuk bertanding di level ini.
“Harapan utama tentu juara, tetapi melihat anak-anak berani tampil melawan atlet dari berbagai provinsi sudah menjadi kebahagiaan luar biasa bagi kami sebagai orang tua,” ungkap Mutia.***



Tinggalkan Balasan