BANDUNG – Persib Bandung sukses mencatatkan kemenangan dramatis saat menumbangkan Bhayangkara FC dengan skor 4-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandarlampung, pada Kamis (30/4/2026) malam.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, akhirnya membongkar rahasia di balik aksi comeback fantastis anak asuhnya tersebut setelah sempat tertinggal dua gol pada awal laga akibat performa yang kurang maksimal.
Bojan menilai skuat Maung Bandung mengawali pertandingan dengan skema pertahanan yang rapuh sehingga memudahkan lawan melancarkan serangan balik yang mematikan.
“Kami memulai pertandingan dengan tidak bagus. Sebenarnya kami sudah memberi tahu dan menjelaskan kepada pemain bagaimana Bhayangkara melakukan serangan balik, tetapi mereka bisa berhasil mencetak dua gol cepat,” kata Bojan.
Meskipun sempat tertekan dan hanya mampu mengonversi satu dari tiga peluang emas di babak pertama, Persib menunjukkan transformasi mental yang luar biasa usai jeda antar-babak.
Bojan mengungkapkan bahwa suasana di ruang ganti saat jeda dipenuhi oleh rasa kecewa dan amarah, yang kemudian dikonversi menjadi energi positif untuk membalikkan keadaan. Perubahan taktik dan peningkatan agresivitas menjadi kunci utama Persib dalam mendominasi total paruh kedua pertandingan.
“Memasuki babak kedua, kami menunjukkan perubahan signifikan dalam permainan. Para pemain mulai memahami instruksi taktik yang diberikan dan tampil lebih agresif. Kami ingin menunjukkan bahwa kami punya taktikal yang bagus dan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan,” jelasnya.
Ledakan performa di babak kedua membuktikan bahwa instruksi teknis pelatih berjalan dengan baik seiring dengan terjaganya semangat juang pemain meski di bawah tekanan skor.
Bojan mengakui bahwa luapan emosi para pemain di ruang ganti justru menjadi katalisator bagi kebangkitan tim untuk memberikan pembuktian di lapangan hijau.
Ia menuturkan bahwa perjuangan kolektif tersebut akhirnya membuahkan hasil manis bagi klub dan menjaga marwah tim sebagai kandidat juara.
“Waktu jeda babak pertama suasana ruang ganti dipenuhi rasa kecewa dan kemarahan, atas hasil babak pertama, namun hal itu justru menjadi motivasi bagi tim untuk bangkit di babak kedua dan akhirnya apa yang kami perjuangkan untuk klub bisa terwujud,” tutur pelatih asal Kroasia tersebut.
Kemenangan krusial ini tidak hanya membawa tiga poin tambahan, tetapi juga menjadi modal mental yang sangat berharga bagi Persib untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya dengan kepercayaan diri tinggi.
Bojan menilai secara keseluruhan performa timnya sudah kembali ke jalur yang benar dan siap untuk menjaga konsistensi di sisa kompetisi.
“Secara keseluruhan semuanya bagus dan akhirnya kami bisa mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
Hasil positif ini secara otomatis membawa Persib Bandung menggeser Borneo FC dari puncak klasemen dengan raihan 69 poin karena unggul dalam catatan head-to-head, sementara Bhayangkara FC harus turun ke posisi keenam.***



Tinggalkan Balasan