SAMARINDA – Persija Jakarta mengusung misi penebusan saat menjamu rival abadi, Persib Bandung, pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Laga bertajuk Derbi Indonesia ini akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), setelah dipindahkan dari Jakarta karena alasan keamanan.
Macan Kemayoran bertekad tidak ingin kembali menjadi ‘keledai’ yang jatuh di lubang yang sama. Pada putaran pertama di Bandung, Persija dipaksa menyerah 0-1 akibat kegagalan mengontrol emosi yang berujung kartu merah.
Sejarah mencatat, Persija kerap merugi akibat bermain dengan 10 orang saat melawan Maung Bandung. Sebut saja kartu merah Bruno Tubarao pada Januari lalu, Firza Andika pada September 2024, hingga Hanif Sjahbandi di musim sebelumnya.
Pelatih Persija asal Brasil, Carlos Pena (Souza), telah memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya. Ia tidak ingin Rizky Ridho dkk terpancing provokasi yang dapat merusak skema tim.
“Pertandingan pertama sebenarnya sangat seimbang. Persib mencetak gol karena kesalahan kami, lalu kartu merah membuat segalanya menjadi sangat sulit,” ujar Souza, Kamis (7/5/2026).
Pihak manajemen dan pelatih pun telah melakukan evaluasi mendalam melalui video pertandingan. “Kami berbicara tentang pentingnya menjaga jumlah 11 pemain di lapangan sepanjang waktu. Untungnya, dalam beberapa laga terakhir kami tidak mendapatkan kartu merah lagi,” tambahnya.
Di kubu seberang, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, memanaskan suasana dengan menyebut laga ini sebagai ‘Final yang Sesungguhnya’. Bagi Persib, kemenangan di Samarinda adalah kunci segel gelar juara musim ini.
“Saya memberikan motivasi kepada anak-anak, ini final yang sebenarnya. Melawan Jakarta adalah harga diri. Jangan sampai draw, apalagi kalah,” tegas pria berusia 77 tahun tersebut.
Umuh menyayangkan pemindahan venue ke luar Pulau Jawa yang dianggapnya cukup mendadak dan jauh. Padahal, pihak Persib sempat siap jika laga harus dimainkan di Jakarta. Namun, hal itu tak menyurutkan ambisi Maung Bandung untuk mengamankan poin penuh.
Persib saat ini tengah memburu sapu bersih di tiga laga sisa melawan Persija, PSM Makassar, dan Persijap Jepara. Jika mampu menyapu bersih kemenangan tanpa hasil imbang, gelar juara dipastikan kembali ke pelukan Maung Bandung.
“Kalau menang lawan Persija, Insya Allah juara sudah 90 persen di tangan,” pungkas Umuh.
Laga panas ini dijadwalkan kick-off pada pukul 15.30 WIB tanpa kehadiran penonton (Bobotoh). Meski jauh dari basis massa kedua tim, atmosfer panas dipastikan tetap menyelimuti Stadion Segiri demi gengsi dan trofi juara. ***



Tinggalkan Balasan