Jelang Pilkades Serentak, Komisi A DPRD Ciamis Belajar ke Indramayu

|

 

GUGAH.CO – Kabupaten Ciamis berencana menggelar Pilkades Serentak digital di 40 Desa pada Desember 2026. Untuk memastikan Pilkades di Ciamis berjalan dengan lancar, sukses tanpa ekses Komisi A DPRD melakukan study banding ke Kabupaten Indramayu yang telah sukses menggelar Pilkades Hybrid (sistem manual dan sistem digital) pada tahun 2025.

” Kami studi banding ke Indramayu karena sudah menggelar Pilkades sistem digital dan manual atau Pilkades Hibrida, bagaimana mereka melaksanakan Pilkades yang sukses tanpa ekses, kalau dari sisi penganggaran gak jauh berbeda besarany dengan Ciamis,” ujar Agus, di sela peresmian Gedung Partai Gerindra Ciamis, di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (23/9).

Baca Juga:  Ratusan Ruang Kelas SMP Masih Kurang, Disdikpora Cianjur Prioritaskan Perbaikan Sarana dan Pendidikan Karakter

Di Indramayu Pilkades Digital diberlakukan untuk warah usia dibawah 60 tahun, sedangkan warga atau pemilih usia 60 tahun ke atas memilih secara manual. Hal itu dilatarbelakangi oleh kemampuan literasi digital yang tidak merata pada kelompok usia.

“Kalau pemilih lansia ini lupa memilih, misal niatnya mau pilih nomor 2 malah pilih nomor 1, itu bisa diulang,” ujar Agus.

Baca Juga:  Kapan Golkar Ciamis Menggelar Musda?

Kendati dipadukan antara sistem digital dan manual namun Pilkades Serentak di Indramayu tidak menimbulkan konflik, berjalan lancar dan sukses tanpa ekses.

Kunci utama dari kesusesan itu kata Agus, sosialisasi yang masif kepada masyarakat di desa-desa yang akan menyelenggarakan Pilkades.

“Dinas ini harus memastikan Panpel, kemudian warga pemilih, memahami betul tatacara pemilihan dengan sistem digital, ” ujarnya.

Agus juga menekankan, sebelum pelaksanaan, harus dipastikan alat yang akan digunakan tidak error sistem. Aman dari hacker dan tidak ada kendala lain.

Baca Juga:  GP Ansor Kabupaten Bogor Gandeng ITB Vinus, Siapkan Beasiswa S1 untuk Kader

“Di Ciamis mengarahkan semua desa untuk sistem digital. Tetapi alatnya harus diperiksa dulu diaudit dulu. Jangan sampai ada kerusakan sistem pada alat yang mempengaruhi pada hasil penghitungan suara,” ujar Agus.

DPRD kata Agus prinsipnya mendukung pelaksanaan Pilkades Digital, karena lebih simpel dan cepat. Dengan mendaptasi Pilkades Hybrid di Indramayu, namun fokus pada sistem digitalnya, Komisi A akan menggelar pertemuan atau rapat khusus dengan DPMPD.***

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran