GUGAH – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan pembangunan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) di Desa Cikopo, Kabupaten Purwakarta, harus tetap dilanjutkan. Kemenag juga menyatakan siap mengupayakan dukungan pendanaan apabila pembangunan masih mengalami kendala biaya.
Penegasan tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, saat meninjau langsung lokasi pembangunan GKPS Cikopo, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Gugun, Kemenag telah menerbitkan rekomendasi pembangunan gereja pada 31 Agustus 2026 setelah seluruh persyaratan administratif dinyatakan terpenuhi, termasuk dukungan sedikitnya 90 warga setempat.
“Kami ingin memastikan pembangunan GKPS Cikopo harus diteruskan. Kementerian Agama mendukung sepenuhnya,” kata Gugun.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyikapi perbedaan. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus dilakukan secara damai tanpa memicu konflik di tengah masyarakat.
“Jika ada persoalan, mari duduk bersama mencari solusi. Izinkan saudara-saudara kita beribadah dan jangan sampai masyarakat terprovokasi,” ujarnya.
Gugun mengungkapkan, dirinya juga telah berkomunikasi dengan Bupati Purwakarta, Om Zein, terkait perkembangan pembangunan GKPS Cikopo. Ia berharap pemerintah daerah, tokoh agama, santri, kiai, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus menjaga suasana kondusif dan mengedepankan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain memastikan pembangunan tetap berjalan, Kemenag juga membuka peluang memberikan dukungan pendanaan apabila masih terdapat kekurangan anggaran.
“Saya datang untuk memastikan pembangunan terus berjalan. Kalau ada kekurangan dana, kita upayakan bantuan. Salam hormat dari Menteri Agama untuk semuanya,” pungkas Gugun.***





Tinggalkan Balasan