Cicit Syaikhona Cholil Bangkalan Beri Dukungan Moril untuk Gus Yaqut

BANGKALAN – Gelombang dukungan terhadap Eks Menteri Agama RI sekaligus Demisioner Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air. Dukungan spiritual yang kuat kini datang langsung dari Bumi Madura.

KH. Imam Buchori Cholil, cicit dari ulama kharismatik Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, menyampaikan simpati serta doa mendalam bagi Gus Yaqut di tengah berbagai persoalan dan tuduhan terkait pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga:  Kala Syaikh Nawawi Al-Bantani Berguru pada Syaikh Baing Yusuf Purwakarta

Dalam sebuah pesan video, Kiai Imam Buchori menyatakan bahwa tekanan yang dihadapi Gus Yaqut turut dirasakan oleh keluarga besar Nahdliyin di Madura.

“Saya, Haji Imam Buchori Cholil, merasakan simpati yang sedalam-dalamnya untuk Gus Yaqut di dalam menghadapi persoalan terkait pelaksanaan jemaah haji yang telah ditimpakan dan dituduhkan kepada beliau,” ujar Kiai Imam Buchori, dikutip Kamis (7/5/2026).

Baca Juga:  Pangaosan Rutin Awal Bulan Hijriah, Yayasan Ar-Raudhotun Nur Teguhkan Nilai Ahlus Sunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyyah di Bayongbong

Kiai Imam Buchori menekankan pentingnya proses yang adil dan transparan dalam menyikapi polemik haji. Ia meyakini bahwa segala upaya yang dilakukan Gus Yaqut selama ini berorientasi pada kemaslahatan umat.

“Saya berharap dan mendoakan seluruh proses yang berjalan benar-benar transparan, adil, dan jujur serta berdasarkan hati nurani,” tambahnya. Menurutnya, pandangan ini tidak hanya bersifat pribadi, namun juga mewakili perasaan warga Nahdlatul Ulama (NU) pada umumnya.

Baca Juga:  Tradisi Ilmu dan Ukhuwah: Jangan Lewatkan Ngaos Sasihan di Ponpes Hidayatul Faizien

Menutup pernyataannya, Kiai Imam Buchori memimpin doa agar Gus Yaqut senantiasa diberikan ketegaran dan kekuatan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk membacakan Surat Al-Fatihah sebagai bentuk dukungan spiritual.

Dukungan dari garis keturunan Syaikhona Cholil ini memiliki makna simbolis yang kuat bagi warga Nahdliyin. Hal ini menegaskan adanya perlindungan moril dan doa dari kalangan ulama Madura terhadap Gus Yaqut dalam menghadapi tuduhan yang beredar.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *