BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku sama sekali tidak cemas meski gagal mendampingi anak asuhnya dari pinggir lapangan.
Persib Bandung akan menantang musuh bebuyutannya, PSM Makassar, dalam laga krusial lanjutan Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie.
Hukuman akumulasi kartu kuning memaksa arsitek taktik asal Kroasia tersebut menyerahkan tongkat komando kepada sang asisten, Igor Tolic.
“Tidak ada masalah. Dia sudah tahu, dia sudah siap, karena dia melakukan ini ketiga kalinya tahun ini,” kata Hodak mantap.
Bojan Hodak tetap ikut terbang mengawal rombongan skuad Pangeran Biru menuju Makassar sejak dua hari sebelum peluit kick-off berbunyi.
Langkah ini sengaja mereka ambil demi menyiasati faktor kelelahan fisik pemain akibat jadwal perjalanan luar pulau yang sangat padat.
“Kami selalu pergi dua hari sebelumnya. Kami akan bermalam di Makassar lebih dulu dan kemudian pagi keduanya kami akan menuju Parepare,” ujar dia menjelaskan agenda tim.
Manajemen memastikan seluruh pilar Maung Bandung dalam kondisi tempur terbaik, terkecuali bek asing andalan mereka yang masih dibekap cedera.
“Semua pemain dalam kondisi oke, hanya (Layvin) Kurzawa. Kurzawa tidak terlalu buruk kondisi cederanya, tapi saya tidak yakin dia akan bermain melawan PSM. Untuk pertandingan terakhir kami belum tahu,” pungkasnya lirih.
Persib Bandung saat ini masih kokoh mencengkeram posisi puncak klasemen sementara Super League dengan koleksi tabungan 75 poin.
Sementara itu, kapten tim Marc Klok membakar semangat rekan-rekannya untuk melibas semua rintangan pada dua laga sisa musim ini.
Gelandang naturalisasi tersebut mengakui perjalanan darat menuju markas PSM Makassar sangat menguras energi, namun Maung Bandung menolak untuk gentar.
“Saya tahu Parepare cukup jauh. Kami mungkin stay di Makassar dulu agar lebih optimal tapi ya memang begitu. Apapun yang ada di depan kami, kami akan hadapi,” kata Klok dengan nada berapi-api.
Pemain bernomor punggung 23 ini menegaskan kemenangan mutlak atas PSM menjadi harga mati demi mempertahankan mahkota gelar juara liga.
“Kami tahu apa yang sedang kami perjuangkan, kami tahu semuanya. Seberapa besar effort yang harus kita keluarkan untuk lawan Makassar,” ungkap Klok serius.
Skuad kebanggaan Bobotoh ini siap menyajikan performa habis-habisan dengan mengandalkan kekuatan mental baja demi membawa pulang tiga poin penuh.
“Kita siapkan dengan semaksimal mungkin dengan mentalitas yang sangat kuat. Semoga kami bisa ambil apa yang harus kami ambil,” tutupnya mengakhiri wawancara.***



Tinggalkan Balasan