BANDUNG — Persib Bandung bersiap menghadapi rangkaian laga krusial di sisa kompetisi BRI Super League musim ini. Meski persaingan menuju takhta juara semakin memanas, peluang Maung Bandung untuk mencetak sejarah dengan meraih gelar juara ketiga kalinya secara berturut-turut diyakini masih terbuka lebar.
Saat ini, Persib Bandung kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 72 poin. Namun, posisi tersebut masih dibayangi ketat oleh Borneo FC yang mengoleksi jumlah poin yang sama, membuat setiap pertandingan di sisa musim layaknya laga final.
Ketua Umum Viking Persib Club sekaligus Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Tobias Ginanjar, menyatakan optimismenya terhadap performa tim. Kendati demikian, ia memberikan catatan penting bagi skuad asuhan pelatih Persib untuk tetap menjaga mentalitas di lapangan.
“Saya sebagai Bobotoh optimis ya, tapi tentunya kita tidak boleh jumawa. Kita tetap harus fokus,” ujar Tobias saat dihubungi pada Jumat (8/5/2026).
Menurut Tobias, konsistensi permainan menjadi faktor paling krusial di fase akhir kompetisi. Ia memperingatkan bahwa satu kesalahan kecil di sisa laga dapat berdampak fatal terhadap peluang tim dalam mengunci gelar juara.
Di sisa musim ini, Persib dijadwalkan menghadapi lawan-lawan tangguh yang siap menjegal ambisi sang juara bertahan.
Tiga pertandingan yang dipandang sebagai ujian penentu dominasi Maung Bandung meliputi; Persija Jakarta: Laga klasik yang selalu penuh gengsi. PSM Makassar: Lawan dengan pertahanan solid dan taktik disiplin serta Persijap Jepara: Tim yang kerap memberikan kejutan bagi tim-tim besar.
Selain dukungan fisik di tribun stadion, Tobias juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat dan para pendukung setia, Bobotoh, untuk memberikan dukungan moral secara masif.
“Minta doa dari semua masyarakat Jawa Barat dan kesemuanya yang cinta Persib untuk mendoakan Persib bisa juara kembali,” pungkas Tobias.
Keberhasilan Persib dalam melewati tekanan di sisa musim ini akan menentukan apakah dominasi mereka di sepak bola nasional akan terus berlanjut atau harus merelakan takhta kepada pesaing terdekatnya.***



Tinggalkan Balasan