Mahasiswa STISIP Guna Nusantara Harus Mengabdi Sesuai Kebutuhan

|

GUGAH – Ketua STISIP Guna Nusantara Cianjur, Rachmat, menegaskan mahasiswa harus mampu mengabdi sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Rachmat mengatakan, sejak berdiri STISIP Guna Nusantara terus berupaya menjadi pelopor peningkatan kualitas SDM, khususnya di wilayah Cianjur selatan, agar mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi dari berbagai daerah.

Baca Juga:  LBH Ansor Sambangi Pesantren, Edukasi Cegah TPKS dan Bullying

“Kami sebagai pelopor, walau kampus kami berada di Cianjur bagian selatan yang notabene wilayah terpinggirkan, memiliki semangat juang dan niat untuk meningkatkan SDM di pedesaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat membuktikan bahwa STISIP mampu mengabdi sesuai kebutuhan masyarakat dan zaman, serta mengisi ruang-ruang strategis di mana pun berada,” ujar Rachmat, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan Mahasiswa Kerja Praktik Lapangan (MKPL) tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami pelayanan publik sekaligus mengenal proses perumusan kebijakan di lingkungan pemerintahan.

Baca Juga:  Dompet Kosong, Jalanan Gelap

“Penyelenggaraan KKN ini menjadi sarana untuk memperkenalkan kampus dan mahasiswa STISIP kepada publik—baik masyarakat sebagai tumpuan keberpihakan melalui pelayanan publik (public service), maupun pemerintah sebagai pembuat kebijakan (public policy),” tambahnya.

Rachmat menuturkan, pelaksanaan KKN tahun ini dirancang dengan pendekatan tematik dan kolaboratif bersama perguruan tinggi lain serta Pemerintah Kabupaten Cianjur. Model tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Empat Kecamatan di Cianjur Mulai Dilanda Kekeringan, BPBD Tingkatkan Kesiapsiagaan

“KKN kali ini dibuat tematik dan kolaboratif antar-kampus, salah satunya dengan Sekolah Tinggi Hukum Pasundan. Kami memadupadankan aspek kebijakan pelayanan publik maupun kebijakan pemerintah,” pungkasnya.

Sebagai implementasi program tersebut, STISIP Guna Nusantara Cianjur menerjunkan 144 mahasiswa untuk mengikuti KKN Tematik dan MKPL. Para mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur sesuai kurikulum kampus dan kebutuhan pemerintah daerah.***

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran