GUGAH — Uang rakyat selalu meninggalkan jejak. Jejak itu tersimpan dalam ribuan paket pengadaan barang dan jasa, mengalir dari satu organisasi perangkat daerah ke penyedia yang dipercaya mengerjakannya. Di antara ratusan nama perusahaan yang muncul dalam data realisasi pengadaan Pemerintah Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran 2026, satu nama tampak paling menonjol: CV Santika Jaya.
Hasil analisis data realisasi pengadaan menunjukkan CV Santika Jaya menjadi penyedia dengan nilai kontrak terbesar, dengan akumulasi sekitar Rp9,16 miliar. Nilai tersebut berasal dari puluhan paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah OPD, mulai dari proyek infrastruktur hingga pengadaan kebutuhan operasional pemerintahan.
Temuan ini menjadi menarik karena perusahaan tersebut tidak hanya bergerak pada satu jenis pekerjaan. Dari data yang dianalisis, CV Santika Jaya memperoleh paket yang sangat beragam. Mulai dari rehabilitasi jalan lingkungan, pembangunan fasilitas kesehatan, pengembangan ruang perawatan rumah sakit, pemeliharaan jalan, pengadaan kebutuhan rumah tangga Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, jasa kebersihan, pemeliharaan videotron, pengadaan komputer, alat tulis kantor, hingga penyelenggaraan kegiatan pemerintahan.
Keragaman pekerjaan itulah yang membuat perusahaan ini layak disebut sebagai perusahaan “palugada”—istilah populer yang berarti “apa lu mau, gua ada”. Dalam konteks pemberitaan ini, istilah tersebut digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan luasnya jenis paket yang diperoleh berdasarkan data pengadaan, bukan sebagai penilaian terhadap legalitas maupun kualitas pekerjaan perusahaan.
Proyek Bernilai Miliaran
Dari hasil pengolahan data, sejumlah paket bernilai besar yang dikerjakan CV Santika Jaya antara lain:
- Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 9 pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman senilai sekitar Rp2,345 miliar.
- Rehabilitasi Puskesmas Sukatani pada Dinas Kesehatan sekitar Rp1,667 miliar.
- Pengembangan Ruang Perawatan PICU RSUD Bayu Asih sekitar Rp1,312 miliar.
- Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 5_1 sekitar Rp921 juta.
- Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 5_3 sekitar Rp892 juta.
- Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 4_11 sekitar Rp800 juta.
- Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Kepala Daerah pada Sekretariat Daerah sekitar Rp646 juta.
- Rehabilitasi Jalan Lingkungan Paket 3_16 sekitar Rp514 juta.
- Pemeliharaan Berkala Jalan Surawinata pada Dinas PUPR sekitar Rp491 juta.
- Penyediaan Kebutuhan Rumah Tangga Wakil Kepala Daerah sekitar Rp450 juta.
Selain paket-paket tersebut, CV Santika Jaya juga memperoleh pekerjaan lain berupa pengadaan makanan dan minuman rapat, material jalan, alat tulis kantor, komputer, jasa kebersihan, pemeliharaan videotron, hingga penyelenggaraan Hari Jadi Purwakarta di sejumlah kecamatan.
Layak Diawasi Publik
Sebaran paket yang begitu luas menunjukkan CV Santika Jaya dipercaya mengerjakan berbagai jenis pekerjaan di sejumlah OPD. Dari sisi tata kelola pengadaan, kondisi ini menjadi informasi penting bagi publik karena menyangkut penggunaan anggaran daerah.
Berdasarkan data yang dianalisis, total nilai pengadaan barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada 2026 mencapai sekitar Rp239,9 miliar. Dari keseluruhan nilai tersebut, sekitar Rp9,16 miliar atau hampir empat persen mengalir kepada CV Santika Jaya melalui berbagai paket pekerjaan.
Besarnya nilai kontrak itu tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran. Namun, dalam perspektif jurnalisme pengawasan (watchdog journalism), konsentrasi paket pada satu penyedia merupakan fakta yang layak diketahui publik dan ditelusuri lebih lanjut. Pertanyaan yang patut diajukan bukan semata siapa yang memperoleh proyek, melainkan bagaimana proses pengadaannya berlangsung, apakah seluruh tahapan telah sesuai ketentuan, apakah hasil pekerjaannya memenuhi spesifikasi, dan sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebab pada akhirnya, setiap jalan yang diperbaiki, setiap ruang perawatan yang dibangun, setiap rupiah yang dibelanjakan melalui APBD bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Di baliknya terdapat hak masyarakat atas pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan akuntabel.
Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, Jurnalis Gugah.co akan menelusuri lebih lanjut pola perolehan paket CV Santika Jaya, metode pengadaannya, kualitas hasil pekerjaan, hingga kondisi proyek di lapangan. Pengawasan publik menjadi penting agar setiap rupiah APBD Purwakarta benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan yang nyata.***



Tinggalkan Balasan