Satgas Sampah PC GP Ansor Kabupaten Bandung Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Pesantren di Al Istiqomah Pacet

|

GUGAH – Satgas Sampah PC GP Ansor Kabupaten Bandung terus mendorong lahirnya kesadaran dan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dan pesantren. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis pesantren yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung, Sahabat Dede Sumarsah, bersama Ketua Satgas Sampah PC GP Ansor Kabupaten Bandung, Sahabat Dian Dahliana, serta Pimpinan Pondok Pesantren Al Istiqomah, KH Ahmad Fahmi Mubarok.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Sampah menyampaikan pentingnya membangun budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah secara sistematis, dimulai dari lingkungan pesantren. Pesantren dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter santri sekaligus menjadi pusat edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pemilahan Sampah dari Rumah Jadi Kunci, DLH Kabupaten Bandung: Musuh Terbesar Kami Sampah Campur

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bandung, Sahabat Dede Sumarsah, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menyangkut pendidikan karakter, kesehatan, dan tanggung jawab sosial.

“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga dapat menjadi pusat perubahan perilaku masyarakat. Kesadaran mengelola sampah harus ditanamkan sejak dini kepada para santri, sehingga kebersihan menjadi bagian dari karakter dan budaya kehidupan sehari-hari,” ujar Dede Sumarsah, belum lama ini.

Menurutnya, gerakan pengelolaan sampah berbasis pesantren sejalan dengan semangat GP Ansor Kabupaten Bandung KUAT, yakni membangun kader dan masyarakat yang memiliki kepedulian, kemandirian, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Tiga Hari Operasi SAR, Warga Cimaung yang Hanyut di Sungai Cihideung Berhasil Dievakuasi

Sementara itu, Ketua Satgas Sampah PC GP Ansor Kabupaten Bandung, Sahabat Dian Dahliana, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperluas gerakan pengelolaan sampah dari tingkat pesantren.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa sampah harus dikelola sejak dari sumbernya. Pesantren bisa menjadi contoh bagaimana memilah, mengurangi, memanfaatkan, dan mengelola sampah secara bersama-sama,” ungkap Dian Dahliana.

Ia berharap para santri tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan lingkungan di pesantren, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Angkat Potensi Pangan Desa, PAC GP Ansor Tanjungjaya Sabet Juara Satu Lomba Video Nasional

Pimpinan Pondok Pesantren Al Istiqomah, KH Ahmad Fahmi Mubarok, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap kebersihan merupakan bagian penting dari pendidikan di pesantren.

Kolaborasi antara PC GP Ansor Kabupaten Bandung dan Pondok Pesantren Al Istiqomah diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di lingkungan pesantren.

Melalui kegiatan ini, PC GP Ansor Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan gerakan nyata yang menyentuh persoalan masyarakat, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dari pesantren, membangun kesadaran.
Dari santri, menggerakkan perubahan.
Dari Ansor untuk Kabupaten Bandung KUAT.*

gugah.co | Menggerakkan Perubahan

Follow Channel WhatsApp Kami!
Ikuti kami di Google: Google Logo Favoritkan

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran