Bobotoh Karawang Rela Jalan Kaki ke Bandung demi Dukung Persib Lawan Persijap

KARAWANG – Seorang bobotoh asal Karawang, Jamil Reza Nasrulah, rela berjalan kaki menuju Bandung demi menyaksikan laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara.

Warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang itu mengaku aksi tersebut dilakukan karena kecintaannya kepada Persib.

“Karena cinta Persib,” kata Jamil, Sabtu (23/5/2026).

Dikutip dari Kompas.com, selama perjalanan Jamil mendapat pendampingan dari bobotoh di setiap daerah yang dilintasinya.

Jamil mengungkapkan, dua tahun lalu dirinya juga pernah berangkat ke Bandung menggunakan sepeda untuk mendukung tim kebanggaannya bertanding.

Baca Juga:  IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Namun Kembali Layu ke Level 6.826

“Kalau jalan kaki ke Bandung jarak tempuhnya sekitar satu hari lebih,” ujar Jamil.

Sementara itu, sekitar 800 bobotoh asal Karawang berangkat ke Bandung menggunakan 15 bus untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Tingginya antusiasme suporter juga terlihat dari banyaknya kegiatan nonton bareng (nobar) di Karawang.

Senior Viking Karawang, Roni Bocung, mengatakan banyak bobotoh memilih nobar karena kehabisan tiket pertandingan di Bandung.

Baca Juga:  Bandung Darurat Sampah: Kuota Sarimukti Habis, Wali Kota Muhammad Farhan Tutup TPS Sementara

Berdasarkan laporan koordinator wilayah bobotoh se-Karawang, terdapat sekitar 70 titik nobar yang tersebar di berbagai wilayah.

“Ini paling banyak titik nobarnya dibandingkan sebelumnya. Animo bobotoh sangat tinggi untuk nonton,” kata Roni.

Salah satu titik nobar terbesar berada di Gelanggang Olahraga (GOR) Panatayudha, Karawang, dengan kapasitas sekitar 1.000 penonton.

Panitia memberlakukan tiket masuk sebesar Rp20 ribu per orang untuk menunjang fasilitas acara nobar.

Baca Juga:  Skandal Jual Beli Jabatan Picu Aksi ‘Evakuasi Pemerintah’ di Balai Kota Bandung

“Kita kenai tiket masuk sebesar Rp20 ribu per orang. Itu biaya untuk menyewa atau membeli alat-alat untuk nobar,” ujar Roni.

Terkait rencana konvoi bobotoh, pihak Viking Karawang masih menunggu arahan dari kepolisian mengenai rute yang diperbolehkan.

“Hari ini kami rapat bareng dengan Polres untuk rencana konvoi,” kata Roni.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran