Antara Nasib Pimpinan dan Masa Depan Partai: Sebuah Catatan untuk PSI Jawa Barat

PENETAPAN Pengurus DPW PSI Jawa Barat di bawah kepemimpinan Abang Ijo Hapidin, yang dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, awal tahun lalu, adalah sebuah babak baru dan harapan besar bagi pergerakan partai ini di tanah Pasundan.

Sebagai organisasi yang tumbuh di atas semangat persaudaraan dan perubahan, tongkat kepemimpinan yang diserahkan kepada Abang Ijo sesungguhnya membawa amanah besar: menjadikan PSI kekuatan yang kokoh, berpengaruh, dan dicintai masyarakat Jawa Barat.

Namun, melihat isu yang berkembang akhir-akhir ini, ada satu hal yang tak bisa dipandang sebelah mata oleh para pengurus maupun simpatisan partai besutan putra mantan Presiden Jokowi itu.

Saat ini, sebagai Ketua DPW, Abang Ijo Hapidin kini berada di posisi yang dinilai banyak kalangan sebagai sosok yang “teraniaya” secara politik. Ia dianggap sedang mengalami ketidakadilan, dipojokkan, dan tidak mendapatkan perlakuan yang selayaknya bagi seorang pejabat publik maupun pemimpin organisasi. Di sini lah letak ujian kebesaran jiwa jajaran Partai Solidaritas Indonesia.

Baca Juga:  Republik yang Belum Selesai Belajar

Sebuah organisasi politik, pada hakikatnya didirikan bukan sekadar untuk meraih kursi atau kekuasaan, melainkan untuk menjadi tempat berlindung, tempat membela kebenaran, dan tempat memuliakan kader-kader terbaiknya.

Jika Ketua Wilayahnya saja dibiarkan merana, dibiarkan dalam keadaan teraniaya, dan tidak mendapatkan dukungan penuh dari tubuh partai yang ia pimpin, apalagi dari pusat, maka bagaimana mungkin partai ini diharapkan dapat tumbuh besar, berkembang, dan “bersinar” di hadapan masyarakat Jawa Barat yang luas dan beragam ini?

Tidak ada sebuah pohon yang dapat tumbuh rindang dan berbuah lebat jika batang utamanya sedang patah atau tersakiti. Begitu pula sebuah partai politik.

Jika pemimpin puncaknya di daerah sedang mengalami tekanan, ketidakadilan, dan kesulitan, namun dibiarkan berjuang sendirian, maka sinar dan harapan yang dijanjikan partai itu akan redup bahkan padam. Rakyat dan tokoh-tokoh masyarakat yang melihat hal tersebut akan bertanya: “Jika pemimpinnya sendiri tidak dibela oleh organisasinya, bagaimana ia akan mampu membela kami?”

Baca Juga:  Pendidikan sebagai Prioritas di Tengah Ketidakpastian Zaman

Ini adalah hukum alam politik yang bijak dan nyata: Ketika pemimpinnya bersinar, maka cahayanya akan menerangi sekelilingnya. Ketika sosok pemimpin itu dipulihkan kehormatannya, dibela hak-haknya, dan dimuliakan kedudukannya oleh partai, maka kekuatan wibawanya akan tumbuh besar. Sebagaimana, disebut sebagai Partai Super Terbuka.

Wibawa itulah yang akan menjadi daya tarik alami. Bukan hanya rakyat biasa, namun tokoh-tokoh besar, orang-orang berpengaruh, dan kekuatan-kekuatan lain akan dengan sendirinya merapat, bergabung, dan mendukung. Manusia, pada dasarnya, akan selalu mendekat kepada tempat yang terang, tempat yang memuliakan pemimpinnya, dan tempat yang menjamin rasa aman serta keadilan.

Sejumlah kalangan pernah berujar bahwa, Abang Ijo Hapidin adalah “tangan kanan” Jokowi di Jawa Barat. Jika tangah kanan “teraniaya” bukankah artinya Jokowi akan lumpuh di Jawa Barat?

Baca Juga:  KH. Hasan Bisri Ansor, Ulama Penempuh Jalan Sunyi Tarekat

Oleh karena itu, jika Partai Solidaritas Indonesia benar-benar menginginkan kemajuan, kemenangan, dan keberkahan di tanah Jawa Barat, maka langkah pertama yang paling utama dan mulia adalah membela dan memulihkan sosok Abang Ijo Hapidin. Menghapus rasa teraniaya itu dengan dukungan politik yang kokoh, pendirian yang tegas, dan kebersamaan yang tak tergoyahkan.

Jangan biarkan pemimpin terbaikmu berjalan dalam kegelapan dan kesendirian. Angkatlah ia kembali bersinar, maka percayalah, partai ini pun akan ikut bersinar terang, menarik banyak kekuatan baik, dan mampu mewujudkan cita-cita luhur bagi kemajuan masyarakat Jawa Barat. Sebab, kebesaran sebuah partai tercermin dari bagaimana ia memperlakukan dan membela pemimpin serta kadernya yang sedang dalam ujian. (TIM REDAKSI)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran