Kiai Sepuh NU Turun Gunung Kawal Gus Yahya di Kalimantan, Sinyal Lanjutkan Periode Kedua Menguat

SAMARINDA – Sejumlah kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) secara mengejutkan turun gunung mengawal langsung agenda safari konsolidasi Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf.

Para ulama kharismatik tersebut ikut mendampingi kunjungan kerja strategis Ketum PBNU di wilayah Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Kehadiran para masyayikh ini dinilai sebagai sinyal politik yang kuat bahwa posisi Gus Yahya kian kokoh di tengah badai fitnah.

Gus Yahya mendarat di Bandara Internasional APT Pranoto Samarinda untuk meresmikan Gedung PWNU Kaltim sekaligus menghadiri temu ramah se-Kalimantan, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:  Kemenag Dorong Transformasi Pesantren Ramah Anak: Adopsi Praktik Baik dari Lirboyo hingga As’adiyah

Rombongan pengurus besar tampak mengikutsertakan barisan ulama struktural dan kultural penentu kebijakan tertinggi di tubuh organisasi berlambang jagat raya tersebut.

Beberapa nama besar yang hadir di antaranya Rais Syuriah PWNU DKI KH Muhyidin Ishaq dan Rais Syuriah PWNU Jateng KH Ubeidillah Sodaqoh.

Turut serta dalam gerbong tersebut perwakilan Ponpes Lirboyo Kediri Gus Athoillah, kiai sepuh Jatim KH Muchib Amani, serta Waketum PBNU KH Amin Said Husni.

Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini disinyalir sebagai bentuk restu atas pencalonan kembali Gus Yahya pada Muktamar NU ke-35, Agustus mendatang.

Baca Juga:  Menakar Cara NU dalam Penentuan Lokasi Muktamar, PBNU Siap Gelar Pleno 21 Mei

Sebelum pergerakan di Kalimantan ini, para kiai sepuh Lirboyo juga telah mengonsolidasikan jajaran Syuriah PCNU se-Jawa Timur, DIY, dan Jawa Tengah.

Dukungan nyata bahkan sempat terlontar dari cicit Syaikhona Kholil Bangkalan, Kiai Imam Bukhori Cholil, saat Gus Yahya bersafari ke Pulau Madura.

“Saya pikir visi Gus Yahya soal DIGDAYA perlu diteruskan untuk periode kedua,” ujar Kiai Imam Bukhori Cholil secara tegas.

Arah dukungan struktural kian benderang lewat teriakan lantang para kiai pada sesi foto bersama pengasuh tertinggi Lirboyo, Kiai Anwar Mansyur.

Baca Juga:  Nama-nama Calon AHWA Ini Menguat Jelang Mukhtamar NU ke-35

“Lanjutkan,” seru para kiai di hadapan Kiai Anwar Mansyur yang menjadi figur paling dihormati di kalangan warga Nahdliyin saat ini.

Saat menyampaikan pidato sambutan di Gedung PWNU Kaltim, Gus Yahya menegaskan pentingnya menjaga tradisi sowan dan silaturahmi bersama kader daerah.

Mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur itu mengingatkan bahwa seluruh ekspansi gerakan roda organisasi wajib bersumber pada khittah keulamaan.

“Kita boleh ikhtiar khidmat dalam banyak bidang mulai ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lain lain, tapi harus ingat bahwa didirikannya NU dilandasi nilai nilai keulamaan,” tegas Gus Yahya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran