GUGAH — Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan dirinya tidak ikut campur dalam proses pemilihan Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis pada Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hall Restoran Linggasari, Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kamis (27/8).
Menurut Herdiat, pemilihan pengurus LLI sepenuhnya menjadi kewenangan peserta musyawarah.
“Di sini banyak senior saya. Saya tidak mau cawe-cawe. Siapa pun yang terpilih menjadi Ketua LLI, tidak masalah,” kata Herdiat.
Ia mengatakan LLI merupakan wadah bagi para lanjut usia untuk tetap aktif berkegiatan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat meski telah memasuki masa pensiun.
Herdiat juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, semangat gotong royong para tokoh dan masyarakat menjadi modal penting, terutama di tengah kondisi keuangan daerah yang masih mengalami defisit.
“Buktinya kita menjadi kota terbersih di Asia tanpa mengeluarkan uang satu rupiah pun. Kota-kota lain menganggarkan hingga ratusan miliar rupiah untuk pengelolaan sampah, tetapi Ciamis bisa karena budaya hidup bersih masyarakat yang tetap terjaga. Saya sangat berterima kasih,” ujarnya.
Herdiat berharap LLI dapat terus berperan sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Dalam Musda tersebut, Akasah terpilih sebagai Ketua LLI Kabupaten Ciamis masa bakti 2026–2031 setelah memperoleh 19 suara dari total 28 suara sah. Sementara itu, petahana Masduki Heriyadi memperoleh 9 suara.***



Tinggalkan Balasan