Garis Baru Perjuangan Zakat, Lima Pimpinan BAZNAS Kota Bandung Resmi Diambil Sumpah

|

GUGAH – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan lima pimpinan baru Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung periode 2026–2031.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Pendopo Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kota Bandung.

Para pimpinan yang dilantik ditetapkan berdasarkan Keputusan Wali Kota Bandung Nomor 451/Kep.214-Kesra/2026 dan akan melanjutkan estafet kepengurusan periode 2021–2026 yang telah berakhir masa baktinya.

Baca Juga:  BAZNAS Lampung Tengah Pelajari Strategi Pengelolaan Zakat di Ciamis, Siap Tiru Model UPZ Desa

Dalam sambutannya, Muhammad Farhan menekankan pentingnya menjaga amanah umat melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Zakat harus menjadi salah satu pilar utama dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Bandung,” kata Farhan.

“Saya berharap pimpinan yang baru dilantik dapat berkolaborasi erat dengan program-program pemerintah daerah agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh umat,” tegasnya menambahkan.

Baca Juga:  H. Soni Daniswara Raih Penghargaan dari Gus Muhaimin, Kiprah Kemanusiaannya Diapresiasi di PKB Jabar Fest

Adapun susunan Pimpinan BAZNAS Kota Bandung periode 2026–2031 adalah sebagai berikut:

  1. Momon Ahmad Imron Sutisna — Ketua.
  2. Arif Nurrakhman — Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan.
  3. Wahyul Afif Al-Ghafiqi — Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan.
  4. Adang Muhammad Tsaury — Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan.
  5. Iwan Gunawan — Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia, dan Umum.
Baca Juga:  BEM STIES Mitra Karya Soroti Proyek Volly Pasir Milik Disperkimtan Kota Bekasi

Melalui momentum pelantikan ini, jajaran pimpinan baru BAZNAS Kota Bandung menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Dengan mengusung visi “Zakat Menguatkan Indonesia”, mereka bertekad menghadirkan pelayanan yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi para muzakki maupun mustahik di Kota Bandung.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran