TANGERANG – Universitas Raharja menggelar prosesi wisuda bagi 373 wisudawan di Grand Ballroom Hotel Novotel, Kota Tangerang, Senin (25/5/2026).
Momen tersebut tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga menandai langkah awal para lulusan menghadapi tantangan di tengah masyarakat.
Rektor Universitas Raharja, Prof. Dr. Po Abas Sunarya, mengatakan kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju perjuangan hidup yang sesungguhnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan dapat diterapkan secara benar dan penuh tanggung jawab di tengah masyarakat.
“Harapan kita sebagai rektor dan seluruh jajaran dosen di Universitas Raharja, ilmu yang telah mereka tempuh hendaknya bisa diimplementasikan di masyarakat dengan benar. Sesuai dengan janji wisudawan tadi, jangan menggunakan ilmu untuk kepentingan kelompok atau pribadi, melainkan untuk kemaslahatan orang banyak,” ujarnya usai prosesi wisuda.
Menurutnya, wisuda tahun ini terasa istimewa karena Universitas Raharja turut meluluskan angkatan perdana dari program studi baru yang telah berjalan selama empat tahun terakhir.
Pihak kampus optimistis program studi tersebut akan terus berkembang dan diminati masyarakat.
Ia menjelaskan, setiap pembukaan program studi di Universitas Raharja selalu melalui kajian ilmiah yang matang dengan mempertimbangkan kebutuhan bangsa dan kearifan lokal.
Selain itu, rasio kecukupan dan serapan pasar kerja juga menjadi perhatian agar program studi yang dibuka tetap relevan.
“Kita selalu mengkaji apa yang dibutuhkan oleh negeri ini ke depan. Pemilihan dan pendirian prodi harus tepat agar tidak terjadi penumpukan lulusan di bidang yang sudah berlimpah, sementara peminatnya kurang. Semua didasarkan pada kajian ilmiah serta saran dari berbagai pihak,” katanya.
Di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis, para alumni dituntut mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan luar kampus.
Ia juga mendorong lulusan Universitas Raharja menjadi teladan di masyarakat serta mitra strategis bagi dunia usaha dan pemerintah daerah.
Saat ditanya mengenai keunggulan Universitas Raharja di tengah persaingan perguruan tinggi, Po Abas menilai setiap kampus memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Namun, menurutnya, seluruh perguruan tinggi memiliki tujuan yang sama, yakni melahirkan lulusan terbaik.
“Unggul atau tidak itu relatif, tergantung siapa yang menilai. Namun, semua pengelola perguruan tinggi pasti memiliki satu tujuan: menghasilkan lulusan terbaik (the best) yang bisa mengubah keadaan, minimal mengubah nasibnya sendiri menjadi lebih baik setelah mengenyam pendidikan di sini,” pungkasnya.***



Tinggalkan Balasan