GUGAH — Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Garut mulai memasuki tahapan pembentukan kepengurusan baru pasca-Konferensi Cabang (Konfercab) XV. Tim formatur yang telah dibentuk dalam forum tertinggi organisasi di tingkat cabang itu kini mengemban mandat menyusun komposisi kepengurusan untuk periode mendatang.
Penyusunan struktur tersebut menjadi tahap penting dalam memastikan keberlanjutan roda organisasi. Tim formatur ditargetkan dapat menuntaskan tugasnya dalam waktu sekitar dua pekan.
Tim formatur dipimpin Idham Kholid, yang merupakan ketua terpilih sekaligus anggota formatur. Adapun anggota lainnya terdiri atas Jalaludin dari PW Ansor, R. Abdullah Badar selaku ketua demisioner, Riki Nugraha dari PAC Cisurupan, R. Fahri L. Fauzi dari PAC Sukaresmi, A. Maki T. Subki dari PAC Limbangan, serta Iip A. Syaban dari PAC Cikajang.
Komposisi tersebut melibatkan unsur pimpinan terpilih, perwakilan PW Ansor, kepengurusan demisioner, serta kader dari sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC). Keterwakilan berbagai unsur ini menjadi bagian dari proses merumuskan struktur yang dapat mengakomodasi kebutuhan organisasi di tingkat cabang.
Utamakan Kompetensi dan Kepentingan Organisasi
Dalam menjalankan mandatnya, tim formatur mengedepankan prinsip keterbukaan dan akomodatif. Prinsip tersebut menjadi landasan dalam menghimpun aspirasi serta mempertimbangkan kader yang dinilai memiliki kapasitas untuk menjalankan tugas organisasi.
Proses penyusunan juga diarahkan agar tidak sekadar berorientasi pada pembagian jabatan. Kompetensi, kapasitas, dan kebutuhan organisasi menjadi pertimbangan dalam menentukan komposisi kepengurusan, sejalan dengan arahan PCNU serta para senior Ansor Garut.
Melalui mekanisme tersebut, struktur kepengurusan yang terbentuk diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus menjaga kesinambungan program organisasi. Keterlibatan kader dari berbagai tingkatan juga menjadi bagian dari upaya membangun kepemimpinan yang inklusif.
Dua Pekan untuk Menuntaskan Susunan Pengurus
Tim formatur menargetkan penyusunan kepengurusan baru dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua pekan. Setelah komposisi disepakati, tahapan berikutnya diarahkan pada pemenuhan kelengkapan administrasi organisasi.
Penyelesaian tugas formatur menjadi salah satu penentu awal perjalanan kepengurusan GP Ansor Garut pasca-Konfercab XV. Struktur yang terbentuk nantinya diharapkan dapat menjadi landasan penguatan kaderisasi, konsolidasi organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.***






Tinggalkan Balasan