Rapat Kewilayahan, Sachrudin Tegaskan Perbaikan Infrastruktur dan Respons Aduan Warga Dipercepat

TANGERANG – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang harus bekerja nyata dan responsif dalam menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa pelayanan publik tidak boleh berhenti pada wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi cepat dan berdampak.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Kewilayahan yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah, camat, dan lurah, di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Senin (11/05/2026).

Baca Juga:  Sidak Maraton MBG di Sukabumi: Heri Gunawan Soroti Pengelolaan Limbah Dapur Gizi

“Camat dan lurah harus memperkuat komunikasi dengan dinas terkait. Jangan sampai persoalan yang sama terus berulang, seperti TPS liar, jalan berlubang, dan persoalan lingkungan lainnya. Semua harus segera ditangani. Respons aduan masyarakat harus cepat, tepat, dan solutif, bukan sekadar retorika,” tegas Sachrudin.

Ia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap isu kesehatan dan kebersihan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Baca Juga:  Dukung Program Hibah RW, LBH Ansor Kota Bekasi Tekankan Transparansi

“Persoalan kesehatan berdampak luas, mulai dari produktivitas hingga aktivitas sehari-hari. Karena itu, layanan kesehatan harus dimaksimalkan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus kita dorong. Yang paling penting adalah pencegahan melalui kebersihan lingkungan yang harus dijaga bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menekankan pentingnya kepemimpinan kewilayahan yang kuat serta kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat.

Baca Juga:  Akses Pendidikan Tinggi bagi Warga Kurang Mampu, Pemkab Tangerang Buka Pendaftaran Beasiswa Tangerang Gemilang 2026

“Jika setiap pemimpin wilayah menjalankan perannya dengan baik dan kolaborasi pentahelix berjalan optimal, maka persoalan dapat diselesaikan sejak dini, sebelum menjadi besar. Ini harus menjadi kesadaran bersama,” tegasnya.***

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *