Polres Garut Intensifkan Pengamanan Hari Raya Keagamaan, Wujudkan Rasa Aman dan Toleransi Antarumat Beragama

GARUT – Menyambut peringatan hari besar keagamaan Kenaikan Isa Almasih, Polres Garut mengerahkan personel secara terpadu untuk melaksanakan pengamanan sekaligus pelayanan di sejumlah gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Garut, Kamis (14/5/2026). Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian ibadah umat Nasrani berjalan aman, tertib, lancar, serta penuh kekhusyukan dan kedamaian.

Sejak pagi hari, petugas kepolisian telah bersiaga penuh di titik-titik lokasi ibadah. Kehadiran aparat tidak hanya terbatas pada penjagaan di lingkungan rumah ibadah saja, namun juga mencakup sterilisasi wilayah sekitar gereja, pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, patroli keliling di kawasan sekitar, hingga pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara cermat. Segala upaya dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan maupun hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga suasana tetap kondusif.

Baca Juga:  Rotasi dan Mutasi: Ini Susunan Baru Pejabat Utama dan Kapolsek di Wilayah Hukum Polres Purwakarta

Kegiatan pengamanan ini merupakan wujud nyata pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus bukti komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan umum serta memperkokoh nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang telah terjalin baik di Kabupaten Garut.

Ada tujuh gereja yang melaksanakan ibadah Kenaikan Isa Almasih dan mendapatkan pendampingan pengamanan dari kepolisian, meliputi: Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Jalan Cimanuk, Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) di Jalan Pramuka, Gereja Katolik Santo Perawan Maria di Jalan Bank, Gereja Injil Indonesia (GII) di Jalan Bratayuda, Gereja Kristen Pasundan (GKP) di Jalan Bratayuda, Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Jalan Ciledug, seluruhnya berada di wilayah Kecamatan Garut Kota, serta Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang berlokasi di Kecamatan Cisurupan.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan, Kapolres Sumedang Pimpin Panen Raya Ubi Cilembu di Tanjungkerta

Kehadiran aparat kepolisian di tengah pelaksanaan ibadah mendapatkan sambutan positif dan apresiasi tinggi dari para jemaat maupun pengurus gereja. Mereka menilai, keberadaan petugas memberikan rasa tenang, aman, dan nyaman, sehingga kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan lebih khidmat tanpa rasa cemas.

Selain melakukan pengamanan secara terbuka, personel juga menerapkan pendekatan yang humanis dan bersahabat. Terlihat petugas membantu mengatur parkir dan pergerakan kendaraan jemaat, memberikan pelayanan informasi yang dibutuhkan, serta memastikan akses keluar-masuk gereja tetap lancar dan tertib selama kegiatan berlangsung. Sikap santun dan perhatian ini semakin mempererat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.

Pihak Polres Garut menegaskan bahwa pengamanan pada setiap hari besar keagamaan merupakan agenda rutin dan bagian dari tanggung jawab utama institusi. Hal ini sejalan dengan tugas pokok kepolisian untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat, tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan.

Baca Juga:  Cegah Kecelakaan, Satlantas Pasang Barrier Beton di Jembatan Bayur

Lebih jauh, momentum peringatan Kenaikan Isa Almasih ini diharapkan menjadi sarana yang mempererat persaudaraan, menjaga keutuhan kerukunan, serta memperkuat semangat kebersamaan. Hal ini selaras dengan karakter masyarakat Garut yang dikenal memiliki kehidupan sosial yang damai, harmonis, dan menjunjung tinggi keberagaman sebagai kekayaan bersama.

Berkat sinergi yang baik antara aparat keamanan, pengurus gereja, serta kesadaran dan partisipasi masyarakat, seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Isa Almasih di Kabupaten Garut berjalan dengan aman, tertib, damai, dan kondusif hingga kegiatan dinyatakan selesai sepenuhnya.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran