Kepemimpinan Baru IPNU-IPPNU: Fokus Kaderisasi dan Dampak Nyata

KOTA TANGERANG – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang resmi memasuki periode kepemimpinan baru untuk masa khidmat 2025–2027.

Di bawah komando Sultan Fazal Adzani dan Novia Kurnia Cahya, organisasi pelajar di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini bertekad membawa transformasi besar dengan mengusung tema strategis “From Zero to Impact: Saatnya Pelajar Bergerak, Berintegritas, dan Berdampak”.

Ketua PC IPNU Kota Tangerang, Sultan Fazal Adzani, menegaskan bahwa visi utama yang diusung pada periode ini adalah membentuk sosok pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga memiliki karakter kuat, berpikiran progresif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan, sejalan dengan semangat tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Goals.

“Pelajar masa kini tidak cukup hanya sekadar cerdas. Mereka wajib memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian sosial yang tinggi. IPNU hadir sebagai ruang tumbuh yang nyata, guna melahirkan generasi penerus yang mampu menjaga dan menyeimbangkan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan secara beriringan,” ungkap Sultan saat dikonfirmasi pada Selasa, 12 Mei 2026.

Baca Juga:  KMP Soroti Praktik Upah di Bawah UMK di Purwakarta: Pembiaran Adalah Keberpihakan pada Pelanggar Hukum

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, pihaknya telah merumuskan lima misi utama yang berfokus pada penguatan sistem kaderisasi serta perluasan kolaborasi lintas sektor. Salah satu program unggulan yang akan kembali dihidupkan dan digalakkan adalah gerakan IPNU Back To School.

Langkah ini diambil untuk mendekatkan kembali eksistensi organisasi ke lingkungan pendidikan, serta memosisikan diri sebagai wadah advokasi yang aspiratif bagi suara dan gagasan para pelajar di Kota Tangerang.

“Kami berkomitmen menghidupkan kembali ekosistem organisasi yang suportif, menjadi ruang aktualisasi diri bagi kreativitas dan pemikiran pelajar. IPNU harus semakin dekat dengan dunia pendidikan, serta hadir menjadi wadah penyalur aspirasi dan pembela hak-hak pelajar di Kota Tangerang,” jelasnya.

Baca Juga:  Hardiknas Sebagai Cermin: Wabup Subang Ajak Refleksi dan Perkuat Fondasi Pendidikan

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC IPPNU Kota Tangerang, Novia Kurnia Cahya, menekankan pentingnya kehadiran organisasi sebagai rumah yang nyaman dan menguatkan, terutama di tengah arus disrupsi zaman yang bergerak sangat cepat. Ia menyoroti fenomena di mana banyak pelajar kerap kehilangan arah dan jati diri karena terlalu sibuk mengejar pengakuan di dunia maya.

“IPPNU harus hadir bukan sekadar sebagai wadah organisasi formalitas belaka, melainkan menjadi rumah besar tempat belajar, bertumbuh, dan saling menguatkan satu sama lain. Kami bertekad melahirkan perempuan-perempuan muda yang hebat, berani bersuara dan berperan, namun tidak pernah melepaskan akhlak dan nilai luhur sebagai landasan utamanya,” tutur Novia.

Baca Juga:  Bukan Pajangan, Aceng Malki Minta Direktorat Pesantren Tancap Gas Perkuat Mutu

Lebih lanjut, Novia menegaskan bahwa gerakan IPPNU pada periode ini diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata dan manfaat konkret di lingkungan sekitar, bukan sekadar riuh di media sosial tanpa karya. Menurutnya, kekuatan sejati sebuah organisasi terletak pada konsistensi perjuangan dan kerja nyata, bukan pada kerasnya suara atau gempita semata.

“Tema From Zero to Impact yang kami usung adalah pengingat bahwa setiap perubahan besar selalu bermula dari langkah-langkah kecil dan keberanian untuk memulai, meski terkadang langkah tersebut diremehkan. Kami ingin membuktikan bahwa usia muda bukanlah alasan untuk menunggu, melainkan justru alasan kuat untuk segera melangkah dan menjadi pelaku utama pembangun peradaban,” pungkas Novia Kurnia Cahya.*

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Suara Pinggiran